kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Banyak orang susah tidur selama pandemi corona, ada apa?


Kamis, 30 April 2020 / 15:18 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria menggambar pesan di jalan untuk meningkatkan kesadaran mengenai penyebaran virus corona (COVID-19) di Ahmedabad, India, Rabu (29/4/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Tingkat kecemasan yang melonjak selama pandemi virus corona menghalangi tidur nyenyak. Sering terbangun di tengah malam karena kualitas tidur yang menurun menyebabkan orang mengingat mimpi dengan lebih jelas. 

Juga, emosi yang kuat bisa mengubah isi mimpi seseorang menjadi lebih buruk. Ini merupakan hasil analisis Deirdre Barrett, asisten profesor psikologi di Universitas Harvard, Amerika Serikat (AS), tentang mimpi orang saat pandemi virus corona.

Dia memulai penelitian pada Maret lalu, dan sekarang memiliki catatan 6.000 mimpi dari survei 2.400 orang. Anehnya, beberapa orang mendapatkan representasi metaforis dari ketakutan dalam mimpi mereka, seperti serangga dengan taring dan elemen supranatural. 

Baca Juga: Duh, penderita kanker jauh lebih rentan saat wabah virus corona

Tapi, melansir Medical Daily, hasil penelitian Barrett menunjukan, ada orang yang punya mimpi terburuk: penembakan massal, orang-orang dengan batuk keras secara terus menerus tanpa ada jarak sosial, dan sejenisnya.

Yang paling trauma adalah petugas medis garis depan, yang mimpinya mencerminkan perasaan bersalah karena tidak mampu menyelamatkan nyawa pasien Covid-19. Dalam mimpinya, mereka juga menyalahkan diri sendiri karena menularkan virus kepada keluarga dekat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×