kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Awas! Gejala kehilangan bau dan rasa pada pasien Covid-19 bisa bertahan 5 bulan


Kamis, 25 Februari 2021 / 09:37 WIB
ILUSTRASI. Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa gejala itu dapat berlanjut hingga lima bulan setelah gejala pertama kali muncul. Tribunnews/Jeprima


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Melansir Science Tech Daily, Senin (22/2/2021), studi tersebut melibatkan 813 petugas kesehatan yang positif Covid-19. 

Setiap orang mengikuti kuesioner online dan tes di rumah untuk mengevaluasi indera perasa dan penciuman mereka, rata-rata lima bulan setelah diagnosis. Mereka menilai indra perasa dan penciuman mereka pada skala dari 0 sampai 10. 

Nol berarti tidak ada indra sama sekali dan 10 berarti indra perasa atau penciuman yang kuat. Para peneliti menemukan rata-rata orang tidak mendapatkan kembali indra penciuman mereka sepenuhnya. 

Kehilangan penciuman 

Sebanyak 580 orang kehilangan indra penciuman selama awal penyakit. Dari kelompok ini, sebanyak 297 peserta atau 51%, mengatakan mereka masih belum mendapatkan kembali indra penciumannya lima bulan kemudian. 

Sementara itu sebanyak 134 peserta atau 17%, terus-menerus kehilangan penciuman saat dievaluasi dengan tes di rumah. 

Baca Juga: Letih termasuk gejala Covid-19, ini cara membedakan dengan keletihan biasa

Rata-rata, orang memeringkat indra penciuman mereka pada tujuh dari 10 setelah sakit, dibandingkan dengan 9 dari 10 sebelum mereka sakit. 




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×