kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Awas! Gejala kehilangan bau dan rasa pada pasien Covid-19 bisa bertahan 5 bulan


Kamis, 25 Februari 2021 / 09:37 WIB
ILUSTRASI. Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa gejala itu dapat berlanjut hingga lima bulan setelah gejala pertama kali muncul. Tribunnews/Jeprima


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Melansir Science Tech Daily, Senin (22/2/2021), studi tersebut melibatkan 813 petugas kesehatan yang positif Covid-19. 

Setiap orang mengikuti kuesioner online dan tes di rumah untuk mengevaluasi indera perasa dan penciuman mereka, rata-rata lima bulan setelah diagnosis. Mereka menilai indra perasa dan penciuman mereka pada skala dari 0 sampai 10. 

Nol berarti tidak ada indra sama sekali dan 10 berarti indra perasa atau penciuman yang kuat. Para peneliti menemukan rata-rata orang tidak mendapatkan kembali indra penciuman mereka sepenuhnya. 

Kehilangan penciuman 

Sebanyak 580 orang kehilangan indra penciuman selama awal penyakit. Dari kelompok ini, sebanyak 297 peserta atau 51%, mengatakan mereka masih belum mendapatkan kembali indra penciumannya lima bulan kemudian. 

Sementara itu sebanyak 134 peserta atau 17%, terus-menerus kehilangan penciuman saat dievaluasi dengan tes di rumah. 

Baca Juga: Letih termasuk gejala Covid-19, ini cara membedakan dengan keletihan biasa

Rata-rata, orang memeringkat indra penciuman mereka pada tujuh dari 10 setelah sakit, dibandingkan dengan 9 dari 10 sebelum mereka sakit. 




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×