Apa yang Harus Dilakukan jika Terdiagnosis Penyakit Diabetes Melitus?

Rabu, 07 September 2022 | 13:17 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Apa yang Harus Dilakukan jika Terdiagnosis Penyakit Diabetes Melitus?

ILUSTRASI. Apa yang Harus Dilakukan jika Terdiagnosis Penyakit Diabetes Melitus?


KONTAN.CO.ID - Apa yang harus dilakukan jika terdiagnosis penyakit diabetes melitus mungkin menjadi pertanyaan bagi Anda yang baru saja terdiagnosis penyakit ini.

Kuncinya jika terdiagnosis penyakit diabetes melitus adalah segera ubah gaya hidup jadi lebih sehat agar kadar gula darah tetap seimbang dan stabil. 

Selain itu, imbangi dengan pola makan sehat, perbanyak gerak dan rutin cek kesehatan. Selain untuk mengontrol kadar gula darah, gaya hidup sehat juga bermanfaat untuk meminimalkan resiko komplikasi diabetes.

Komplikasi diabetes dapat menyebabkan gangguan mata, ginjal, jantung, dan gangguan saraf. Lantas, apa saja yang harus dilakukan apabila terdiagnosis penyakit diabetes melitus? 

Baca Juga: Kenali, Ini Faktor Risiko Diabetes Melitus yang Bisa Diubah dan Tidak Bisa Diubah

Apa yang harus dilakukan apabila terdiagnosis penyakit diabetes melitus? 

Diabetes

Dirangkum dari akun Instagram resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berikut adalah hal yang bisa dilakukan jika terdiagnosis penyakit diabetes melitus (DM):

  • Ikuti penyuluhan dan konseling tentang diabetes melitus. Edukasi biasanya dilakukan di Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu PTM), fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti Puskesmas dan klinik pratama atau fasilitas kesehatan lainnya seperti rumahsakit. 
  • Lakukan diet untuk pasien penyakit diabetes melitus dengan cara mengatur pola makan
  • Lakukan latihan fisik secara tepat dengan prinsip Baik, Benar, Terukur, & Teratur (BBTT)
  • Konsumsi obat secara teratur dan monitoring kadar glukosa darah sesuai petunjuk dokter

Baca Juga: 3 Gejala Utama Diabetes dan 10 Gejala Tambahan Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Cara deteksi dini penyakit diabetes melitus 

Nah, untuk itu ada beberapa cara deteksi dini penyakit diabetes melitus yang bisa dilakukan:

1. Jika mempunyai gejala utama diabetes melitus dan atau beberapa gejala tambahan diabates melitus.

2. Mempunyai faktor risiko penyakit diabetes melitus.

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan, Bisa Bantu Mengatasi Diabetes

3. Pemeriksaan kadar glukosa darah menunjukkan hasil sebagai berikut:

  • Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu (mg/dl) untuk sampel darah plasma vena darah mencapai lebih dari 200 mg/dl dan sampel darah kapiler mencapai lebih dari 200 mg/dl. 
  • Pemeriksaan kadar glukosa darah puasa (mg/dl) untuk sampel plasma vena mencapai lebih dari 126 mg/dl dan sampel darah kapiler mencapai lebih dari 100. 
  • Hemoglobin glikat untuk sampel kapiler maupun vena mencapai lebih dari 6,5% untuk hasil rata-rata 2 hingga 3 bulan. 

Demikian penjelasan mengenai faktor risiko diabetes melitus yang bisa diubah dan faktor risiko diabets melitus yang tidak bisa diubah serta cara mengenali penyakit diabetes melitus sejak dini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru