3 Gejala Utama Diabetes dan 10 Gejala Tambahan Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Rabu, 07 September 2022 | 06:19 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
3 Gejala Utama Diabetes dan 10 Gejala Tambahan Diabetes yang Perlu Diwaspadai

ILUSTRASI. Gejala Diabetes


KONTAN.CO.ID - Gejala diabetes sebaiknya diketahui dan diwaspadai. Sebab, banyak orang tidak mengetahui dirinya mengidap diabetes. Mereka baru menyadari dirinya terkena diabetes setelah kondisinya sudah parah

Padahal, diabetes melitus (DM) adalah penyakit tidak menular (PTM) yang bisa dikontrol dan dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengetahui tanda serta gejala diabetes sedini mungkin

Semakin cepat di tangani semakin besar pula penderita diabetes terhindar dari komplikasi serius pada organ tubuh lainnya seperti penyakit jantung, gangguan penglihatan, gangguan ginjal dan gangguan pada saraf terutama bagian kaki.

Lantas, apa saja gejala diabetes? 

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan, Bisa Bantu Mengatasi Diabetes

Jenis-jenis diabetes melitus (DM)

Gejala diabetes

Diabetes atau dikenal dengan sebutan kencing manis adalah suatu kondisi di mana tingginya kadar gula (glukosa) dalam darah. Tubuh manusia secara aktif memproduksi hormon alami melalui pankreas yang disebut insulin. Hormon insulin berfungsi untuk memecah gula dalam makanan yang dikonsumsi oleh tubuh. 

Penurunan produksi dan atau pemanfaatan insulin menyebabkan diabetes. Nah, jika tidak diobati atau tidak terkontrol, diabetes dapat menyebabkan masalah serius. Di antaranya memicu penyakit jantung, stroke, kebutaan, gagal ginjal, bahkan dapat mengancam nyawa.

Baca Juga: 7 Manfaat Sirih Cina, Salah Satunya Menurunkan Kolesterol Tinggi

Namun, sebelum mengetahui apa saja gejala diabetes, ada jenis-jenis diabetes yang sebaiknya Anda ketahui sebagai berikut:

  • Diabetes Melitus (DM) Tipe 1 adalah diabetes yang disebabkan oleh tidak adanya produksi insulin sama sekali. 
  • Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 adalah diabetes yang disebabkan oleh tidak cukupnya jumlah insulin serta kerja insulin yang tidak efektif. 
  • Diabetes Melitus (DM) Gestasional yakni kondisi diabetes yang terjadi selama masa kehamilan. 
  • DM tipe lainnya adalah diabetes yang disebabkan adanya pemakaian obat, penyakit lain-lain, dan sebagainya. 

Baca Juga: Mencegah DIabetes, Ini 7 Manfaat Kunyit Bila Dikonsumsi Secara Rutin

Gejala Diabetes Melitus 

Dirangkum dari laman dan Instagram resmi Kementerian Kesehatan, ada beberapa gejala diabetes yang perlu diwaspadai. Nah, gejala diabetes pun dibagi menjadi dua yakni gejala utama diabetes dan gejala tambahan diabetes. 

Gejala utama diabetes

Berikut adalah sejumlah gejala utama diabetes yang perlu diwaspadai:

1. Polluri atau sering buang air kecil. 

Gejala diabetes berupa sering buang air kecil terjadi lantaran sel-sel di tubuh tidak dapat menyerap glukosa, ginjal mencoba mengeluarkan glukosa sebanyak mungkin.  Akibatnya, penderita diabetes jadi lebih sering kencing daripada orang normal dan mengeluarkan lebih dari 5 liter air kencing sehari.

Ini berlanjut bahkan di malam hari. Penderita diabetes juga terbangun beberapa kali untuk buang air kecil. Itu pertanda ginjal berusaha singkirkan semua glukosa ekstra dalam darah.

2. Cepat lapar

Gejala diabetes selanjutnya adalah cepat lapar. Rasa lapar terjadi lantaran kadar gula darah merosot, tubuh mengira belum diberi makan dan lebih menginginkan glukosa yang dibutuhkan oleh sel tubuh. 

Baca Juga: Penderita Diabetes Cukup Mengubah 3 Kebiasaan Ini, Bisa Cegah Gula Darah Tinggi

3. Sering haus

Sering haus juga menjadi gejala utama diabetes sebab dengan hilangnya air dari tubuh karena sering buang air kecil, penderita merasa haus dan butuhkan banyak air. 

Rasa haus yang berlebihan berarti tubuh mencoba mengisi kembali cairan yang hilang itu. Sehingga, sering pipis dan rasa haus berlebihan merupakan beberapa cara tubuh untuk mencoba mengelola gula darah tinggi. 

Gejala tambahan diabetes 

Gejala diabetes pada wanita

Sementara itu, gejala tambahan diabetes meliputi:

1. Penurunan berat badan tanpa sebab

Penurunan berat badan tanpa sebab juga menjadi salah satu gejala diabetes sebab kadar gula darah terlalu tinggi juga bisa menyebabkan penurunan berat badan yang cepat. 

Hal ini lantaran hormon insulin tidak mendapatkan glukosa untuk sel, yang digunakan sebagai energi, tubuh memecah protein dari otot sebagai sumber alternatif bahan bakar.

Baca Juga: Merupakan Silent Killer, Ini Golongan Darah yang Berisiko Terserang Stroke

2. Kesemutan

Selanjutnya, salah satu gejala diabetes adalah kesemutan. Kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki, bersamaan dengan rasa sakit yang membakar atau bengkak, adalah tanda bahwa saraf sedang dirusak oleh diabetes. 

3. Luka sulit sembuh

Infeksi, luka, dan memar yang tidak sembuh dengan cepat merupakan gejala diabetes lainnya. Hal ini biasanya terjadi karena pembuluh darah mengalami kerusakan akibat glukosa dalam jumlah berlebihan yang mengelilingi pembuluh darah dan arteri. 

Diabetes mengurangi efisiensi sel progenitor endotel atau EPC, yang melakukan perjalanan ke lokasi cedera dan membantu pembuluh darah sembuhkan luka.

Baca Juga: Selain Enak, Ini 6 Manfaat Buah Belimbing Untuk Kesehatan Tubuh

4. Gatal di daerah kewanitaan atau genital

Kandungan glukosa yang tinggi dalam urin membuat daerah genital jadi seperti sariawan dan akibatnya menyebabkan pembengkakan dan gatal. Sehingga, gatal di daerah kewanitaan maupun genital bisa menjadi gejala diabetes pada wanita. 

5. Penglihatan kabur

Penglihatan kabur atau atau sesekali melihat kilatan cahaya merupakan akibat langsung kadar gula darah tinggi dan menjadi salah satu gejala diabetes. Sehingga, saat gula darah tidak terkendali dalam waktu lama bisa menyebabkan kerusakan permanen, bahkan mungkin kebutaan. 

Pembuluh darah di retina menjadi lemah setelah bertahun-tahun mengalami hiperglikemia dan mikro-aneurisma, yang melepaskan protein berlemak yang disebut eksudat.

6. Keputihan pada wanita

Keputihan pada wanita juga menjadi salah satu gejala diabetes pada wanita yang perlu diwaspadai. Keputihan yang terjadi yakni keputihan yang gatal, kental, dan terjadi terus-menerus. 

Hal itu terjadi karena orang yang gula darahnya tinggi dan daya tahan tubuhnya rendah sehingga tak mampu membunuh kuman atau bakteri. Akibatnya, keputihan karena bakteri itu terus terjadi.

Baca Juga: Kenali 4 Penyebab Kolesterol Tinggi Berikut Ini! Jarang yang Menyadarinya Loh!

7. Cepat lelah

Cepat lelah juga menjadi salah satu gejala diabetes. Sebab, ketika seseorang memiliki kadar gula darah tinggi, mereka kerap merasa tidak enak badan. Selain itu, bangun dan pergi ke kamar mandi beberapa kali di malam hari juga bisa membuat penderita diabetes mudah lelah. 

8. Bisul yang hilang timbul

Bisul (impetigo) terjadi akibat infeksi bakteri pada permukaan kulit. Berbagai bakteri dapat menyebabkan impetigo, salah satunya Staphylococcus aureus, yang banyak ditemukan di permukaan kulit manusia. 

Bisul adalah salah satu bentuk infeksi kulit yang sangat sering ditemukan sehari-hari. Namun, bagi penderita diabetes, kelainan kulit bisa menjadi awal dari gangguan kesehatan yang lebih serius.

Baca Juga: Golongan Darah Ini Harap Waspada, Berisiko Besar Terserang Stroke di Usia Muda!

9. Mudah mengantuk

Mudah mengantuk adalah salah satu gejala penyakit diabetes mellitus (DM). Gejala mudah mengantuk akibat diabetes berbeda dengan mengantuk biasa yang juga bisa dialami orang normal. 

Bagi penderita diabetes melitus, mereka yang awalnya tidak mudah mengantuk menjadi sering mudah mengantuk bahkan saat sedang melakukan aktivitas. 

10. Impotensi pada pria 

Penyebab impotensi pada penderita diabetes adalah sesuatu yang kompleks dan melibatkan kerusakan pada saraf, pembuluh darah, dan fungsi otot. Seperti diketahui, agar penis bisa ereksi pria membutuhkan pembuluh darah yang sehat, saraf, hormon laki-laki, dan rangsangan seksual. 

Diabetes dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol ereksi. Sehingga, impotensi pada pria menjadi salah satu gejala diabetes. 

Demikian penjelasan mengenai gejala diabetes terutama gejala utama diabetes dan gejala tambahan diabetes yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru