kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Apa Itu Ibuprofen? Catat Jenis, Kegunaan, dan Efek Samping Ibuprofen


Selasa, 20 Juni 2023 / 10:03 WIB
Apa Itu Ibuprofen? Catat Jenis, Kegunaan, dan Efek Samping Ibuprofen
ILUSTRASI. Apa Itu Ibuprofen? Catat Jenis, Kegunaan, dan Efek Samping Ibuprofen.


Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Anda mungkin sering menggunakan obat ibuprofen untuk meringankan gejala penyakit tertentu. 

Lalu, apa itu obat ibuprofen serta kegunaannya? Ibuprofen merupakan salah satu obat yang cukup sering digunakan masyarakat selain paracetamol. 

Obat ini masuk dalam golongan anti inflamasi non steroid (NSAID) yang bisa mengurangi gejala demam dan nyeri.

Bersumber dari situs Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), ibuprofen bisa dibeli tanpa perlu resep dokter. Ibuprofen tersedia dalam dua jenis yaitu oral dan oles.

Meskipun dapat dibeli dan dikonsumsi tanpa resep dokter, mengonsumsi ibuprofen secara berlebihan dapat berdampak pada kesehatan tubuh. 

Baca Juga: 10 Cara Menurunkan Gula Darah Menjadi Normal Secara Alami dan Cepat

Dosis ibuprofen

Dosis penggunaan ibuprofen berbeda di setiap pasien, tergantung dengan keluhan serta umur dari pasien tersebut. 

Untuk penggunaan pada orang dewasa, dosis yang diberikan berkisar 200-8800 mg sebanyak 3- 4 kali sehari sesuai kebutuhan. Maksimal pemberian ibuprofen untuk orang dewasa yakni sebanyak 3.200 mg. 

Anak-anak tentunya mendapatkan dosis yang lebih rendah dari orang dewasa. Dosis yang diberikan disesuaikan dengan berat badan anak.

Biasanya anak akan mendapatkan dosis ibuprofen sebanyak 4-50 mg yang bisa diberikan sebanyak 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan. 

Maksimal pemberian untuk pasien anak-anak adalah sebanyak 2.400 mg per harinya.

Kegunaan ibuprofen

Karena termasuk dalam golongan NSAID, ibuprofen memiliki efek anti anti inflamasi, analgesik dan antipiretik.

Dikutip dari situs UPT Puskesmas Pamulang, Tangerang Selatan, ibuprofen bekerja untuk menghambat prostaglandin yang dapat mengurangi nyeri pada level ringan hingga sedang.  

Obat ini bisa digunakan untuk meredakan nyeri sakit kepala, nyeri haid, nyeri sakit gigi atau pencabutan gigi, dan nyeri setelah operasi. 

Selain itu, ibuprofen juga bisa digunakan sebagai analgesik dan anti inflamasi untuk meringankan gejala-gejala penyakit rematik tulang, sendi dan non sendi, serta gejala-gejala akibat trauma otot dan tulang/sendi.

Manfaat dari ibuprofen sendiri diantaranya yakni: 

  • Meredakan sakit kepala seperti migrain
  • Meredakan nyeri akibat sakit gigi
  • Menurunkan demam
  • Meredakan nyeri punggung
  • Mengatasi gejala artritis
  • Meredakan nyeri otot seperti terkilir, keseleo, dan cedera olahraga
  • Meredakan nyeri haid
  • Mengobati peradangan
  • Mengatasi gejala flu atau sinus

Ibuprofen dalam bentuk oral biasanya berbentuk kapsul dan diminum setelah makan atau sesuai anjuran dokter. Sedangkan jenis oles, penggunaannya dioleskan pada bagian kulit yang mengalami sakit. 

Ibuprofen juga bisa berbentuk cair yaitu obat sirup yang biasanya diberikan kepada anak-anak.

Baca Juga: Berikut Rangkaian Puncak Ibadah Haji 2023

Efek samping ibuprofen

Ada beberapa kondisi dimana seseorang mengonsumsi ibuprofen dan menimbulkan efek samping. Efek samping yang timbul biasanya adalah: 

  • Diare, mual, dan muntah
  • Mengalami dyspepsia yang menyebabkan nyeri pada perut bagian atas, kembung dan mengalami gangguan pencernaan
  • Menderita sakit perut untuk sementara waktu
  • Kepala pusing
  • Leher terasa kaku
  • Tekanan darah tinggi
  • Mengalami penumpukan cairan pada tubuh atau edema
  • Gejala asma yang memburuk
  • Muntah darah untuk efek samping parah
  • Gangguan kesuburan pada perempuan jika dikonsumsi dalam waktu lama. Namun gejala ini akan hilang jika konsumsi obat dihentikan.

Meskipun banyak orang yang cocok menggunakan ibuprofen, namun ada juga masyarakat yang tidak cocok dengan obat ini. 

Melansir dari situs Ciputra Hospital, orang yang tidak cocok mengonsumsi ibuprofen diantaranya: 

  • Memiliki riwayat penyakit asma
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Menderita serangan jantung
  • Memiliki masalah pada fungsi hati dan ginjal
  • Memiliki penyakit peripheral arterial disease
  • Mengalami pendarahan perut

Ada juga beberapa orang yang alergi terhadap ibuprofen. Orang yang alergi terhadap obat ini wajib berhati-hati dan memberitahu kepada dokter agar bisa diresepkan dengan obat lain. 

Gejala umum dari alergi obat ibuprofen yakni: 

  • Kulit gatal dan muncul ruam
  • Bengkak pada area wajah seperti bibir atau lidah
  • Mata terasa gatal dan berair
  • Flu, batuk disertai sesak napas

Demikian informasi singkat tentang ibuprofen. Meskipun obat ini mudah didapatkan, sebaiknya Anda mengonsumsinya sesuai kebutuhan dan anjuran dokter. 

Selalu ikuti instruksi dari dokter dan konsultasikan kepada dokter jika mengalami gejala lanjutan setelah mengonsumsi ibuprofen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×