kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.965   -48,00   -0,27%
  • IDX 5.857   112,91   1,97%
  • KOMPAS100 761   16,86   2,27%
  • LQ45 578   12,69   2,24%
  • ISSI 203   3,50   1,76%
  • IDX30 328   7,00   2,18%
  • IDXHIDIV20 403   8,56   2,17%
  • IDX80 87   1,92   2,28%
  • IDXV30 109   1,94   1,81%
  • IDXQ30 105   2,27   2,20%

Anda perlu waspada, ini penyebab dan faktor risiko sindrom iritasi usus besar


Senin, 01 Februari 2021 / 19:40 WIB


Penulis: Belladina Biananda

Mayo Clinic menyebutkan, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami IBS. Umumnya, IBS bisa dialami oleh seseorang yang berusia di bawah 50 tahun, memiliki riwayat kesehatan keluarga yang sama, dan memiliki gangguan kesehatan mental.

Selain stres, beberapa jenis makanan juga dapat memicu kemunculan IBS. Misalnya, produk olahan susu, gandum, buah-buahan dengan rasa yang asam, dan minuman berkarbonasi.

Jika terus dibiarkan, tentu saja IBS bisa menimbulkan komplikasi. Komplikasi yang terjadi akibat IBS adalah hemoroid atau wasir.

Untuk menurunkan risiko terkena IBS, ada baiknya bagi Anda untuk menjaga pola hidup yang sehat. Selain itu, kelola stres dengan cara yang baik, seperti menulis jurnal, melakukan hobi, dan lain sebagainya.

Selanjutnya: Gejala usus buntu yang harus Anda ketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×