8 Manfaat habbatussauda untuk kesehatan, bisa untuk diet

Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:45 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
8 Manfaat habbatussauda untuk kesehatan, bisa untuk diet

KONTAN.CO.ID - Ada banyak sekali manfaat habbatussauda. Memiliki nama latin Nigella sativa, tanaman ini banyak tumbuh di kawasan Eropa bagian Selatan dan Timur Tengah. 

Biji habbatussauda punya banyak nama antara lain jintan hitam, bunga adas, kalonji, dan ketumbar romawi. Sementara dalam bahasa Inggris dikenal dengan black seed

Karena khasiat habbatussauda yang beragam, bijinya banyak diekstrak menjadi minyak dan kapsul. Kedua ekstrak itu bisa dikonsumsi secara langsung. 

Berikut 8 manfaat habbatussauda dikutip dari Healthline:

1. Menekan kadar kolesterol

Kolesterol adalah zat seperti lemak yang ditemukan di seluruh tubuh. Meskipun tubuh membutuhkan kolesterol, jumlah yang tinggi dan menumpuk dalam darah bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Manfaat habbatussauda telah terbukti sangat efektif dalam menurunkan kolesterol. Dalam 17 penelitian menemukan, memakan supelemen habbatussauda dikaitkan dengan penurunan yang signifikan pada kolesterol LDL atau kolesterol jahat. 

Baca Juga: 5 Buah yang bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh

2. Melawan kanker

Manfaat habbatussauda berikutnya yakni kaya akan antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas berbahaya yang dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit seperti kanker.

Sebuah penelitian telah menemukan beberapa efek anti-kanker dari khasiat habbatussauda. 

Ditemukan bahwa senyawa thymoquinone dalam manfaat habbatussauda mematikan kanker dalam darah. Penelitian lain menunjukkan, ekstrak habbatussauda membantu menonaktifkan sel kanker payudara. 

3. Membunuh bakteri jahat

Bakteri bertanggung jawab atas beberapa infeksi berbahaya, mulai dari infeksi telinga hingga pneumonia. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa manfaat habbatussauda memiliki sifat antibakteri dan efektif melawan jenis bakteri tertentu.

Satu penelitian menggunakan biji habbatussauda pada bayi dengan infeksi kulit stafilokokus. Ditemukan penggunaannya sama efektifnya dengan antibiotik standar yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. 

Baca Juga: 4 Cara menghilangkan bruntusan, coba di rumah, yuk

Editor: Virdita Ratriani
Terbaru