kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.738   2,00   0,01%
  • IDX 6.423   52,61   0,83%
  • KOMPAS100 852   8,78   1,04%
  • LQ45 644   9,38   1,48%
  • ISSI 229   1,34   0,59%
  • IDX30 367   5,93   1,64%
  • IDXHIDIV20 454   6,55   1,47%
  • IDX80 98   1,05   1,09%
  • IDXV30 126   0,54   0,43%
  • IDXQ30 119   2,04   1,75%

6 Bulan masih bergejala Covid-19, ini gejala yang paling sering dilaporkan


Jumat, 05 Maret 2021 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Banyak gejala yang dialami seseorang pasca mengalami infeksi Covid-19. Para peneliti pun terus melakukan penelitian tentang hal ini.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sebanyak 14 gejala dimasukkan dalam analisis akhir, 12 di antaranya terdaftar sebagai gejala Covid-19 oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) per Desember 2020. 

Gejala ini termasuk perubahan rasa, perubahan bau, demam, batuk kering, batuk produktif, nyeri otot, sakit kepala, pilek, sakit tenggorokan, diare, sesak nafas, muntah, dan mual. 

Selain itu, lebih dari separuh peserta (53%) mengeluhkan gejala non-CDC, yakni kehilangan nafsu makan. 

Baca Juga: Jokowi: Belum ada penelitian yang menunjukkan varian baru B.1.1.7 lebih mematikan

Melansir Forbes, kelelahan, yang sekarang dikenali oleh CDC sebagai gejala Covid-19, tidak dimasukkan di antara pilihan dalam kuesioner asli yang diberikan kepada peserta. Akan tetapi, dilaporkan oleh 18% pasien dalam penelitian ini. 

Rambut rontok, depresi, dan kesulitan mengingat adalah gejala lain yang juga dilaporkan. Studi ini menemukan bahwa sebagian besar pasien dalam keadaan sehat sebelum mengembangkan Covid-19. 

Tetapi, ada kondisi medis spesifik yang teridentifikasi di antara peserta penelitian, yaitu 16 peserta memiliki penyakit bawaan obesitas, 2 orang hipertensi, 6 orang memiliki penyakit paru-paru, dan 2 orang memiliki penyakit jantung. 

Baca Juga: 7 Gejala virus corona varian baru Inggris B.1.1.7, waspada!




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×