kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

7 Gejala virus corona varian baru Inggris B.1.1.7, waspada!


Kamis, 04 Maret 2021 / 23:58 WIB
ILUSTRASI. Ada 7 gejala virus corona varian baru Inggris B.1.1.7, waspada! REUTERS/Phil Noble


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Pemerintah mengonfirmasi mutasi virus corona B.1.1.7, yang pertama kali terdeteksi di Inggris, telah ditemukan di Indonesia. 

Virus B.1.1.7 lebih menular sekitar 50% dibanding strain aslinya. 

Para peneliti telah membuktikan, mutasi virus Kent, yang dianggap paling mematikan, mampu 70 kali lebih menular dan dapat menyebar jauh lebih mudah. 

Melansir news.lvhn.org, terdapat 23 perubahan pada mutasi varian B.1.1.7. 

Sementara sebuah analisis yang diamati di Inggris dan sebagian Eropa menunjukkan, pasien Covid-19 yang didiagnosis dengan varian baru cenderung menunjukkan tanda infeksi yang kurang khas. 

Seseorang yang terinfeksi virus corona dengan gejala, akan mengalaminya dalam waktu 2-14 hari. 

Baca Juga: Mutasi virus corona asal Inggris ditemukan di Indonesia, berikut imbauan Jokowi

Gejala virus corona B.1.1.7 

1. Batuk dan sakit tenggorokan 

Mengutip The Guardian, batuk dan sakit tenggorokan lebih sering terjadi pada varian virus corona Inggris, B.1.1.7. 
Studi di Kantor Statistik Nasional Inggris menemukan, seseorang yang terpapar virus lebih mungkin mengalami batuk dibandingkan varian lama. 

Batuk dan sakit tenggorokan lebih sering terjaadi pada orang yang terinfeksi varian baru virus corona. Laporan mengenai gejala ini meningkat, dari 27% menjadi 35%. 

2. Demam 

Melansir The Times of India, seseorang yang terpapar varian baru virus corona, lebih banyak yang mengalami demam dibanding yang terinfeksi virus aslinya. 

Studi Kantor Statistik Nasional Inggris menyebutkan, orang yang terpapar varian baru virus dengan gejala demam sebesar 22%. Jumlah ini naik dari varian lama, sebesar 19%. 

3. Kelelahan dan nyeri otot 

Kelelahan ekstrim menjadi salah satu gejala Covid-19 yang paling umum. Sebuah studi JAMA, peneliti menemukan sebanyak 24 dari 177 pasien dalam penelitian, menderita kelelahan yang berkepanjangan. 

Gejala seseorang terpapar varian baru dengan merasa kelelahan juga meningkat tajam. 

Baca Juga: Harus waspada dengan varian baru corona Inggris, ini penjelasan epidemiolog




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×