kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

5 Penyebab Vagina Kering yang Bikin Seks Terasa Menyakitkan & Cara Mengatasinya


Rabu, 08 November 2023 / 03:30 WIB
ILUSTRASI. Vagina kering merupakan gejala menyakitkan yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Melansir Cleveland Clinic, berikut adalah beberapa gejala vagina kering:

  • Merasakan rasa panas/terbakar dan gatal.
  • Pendarahan setelah berhubungan seks karena jaringan dinding vagina Anda pecah.
  • Rasa sakit di vulva Anda.
  • Infeksi saluran kemih berulang (ISK) atau infeksi jamur.
  • Perlu buang air kecil lebih sering.
  • Tidak ingin berhubungan seks.

Cara mengatasi vagina kering

Berikut adalah cara mengatasi vagina kering:

1. Krim, cincin, atau tablet estrogen dosis rendah: 

Obat-obatan ini bekerja dengan menggantikan estrogen dalam tubuh Anda. Krim dan tablet dioleskan langsung ke vagina Anda menggunakan aplikator. 

Sebagian besar diresepkan untuk penggunaan sehari-hari sampai Anda merasa lega, kemudian digunakan setiap minggu sesuai kebutuhan. 

Cincin yang mengandung estrogen ditempatkan di vagina Anda hingga tiga bulan, kemudian diganti.

Baca Juga: Perempuan Perlu Paham, Ini Penyebab Kanker Serviks dan Cara Tepat Mencegahnya

2. Ospemifene (Osphena): 

Obat ini disebut modulator estrogen selektif (SERM) dan diminum. Ia bertindak seperti estrogen dalam tubuh Anda dan membantu mengobati nyeri seks yang terkait dengan atrofi vagina.

3. Dehydroepiandrosterone (DHEA): 

Ini adalah obat lain yang bertindak seperti estrogen dalam tubuh Anda. Ini adalah supositoria vagina yang membantu mengatasi nyeri seks pada orang menopause.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×