kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

5 Bahan Alami yang Bermanfaat Menjaga dan Meningkatkan Kesehatan Liver


Senin, 16 Oktober 2023 / 16:49 WIB
5 Bahan Alami yang Bermanfaat Menjaga dan Meningkatkan Kesehatan Liver
ILUSTRASI. Bawang putih, bahan alami yang bermanfaat menjaga kesehatan liver.


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KESEHATAN HATI - Organ hati harus dijaga kesehatannya agar bisa berfungsi dengan baik. Ini bahan alami yang bermanfaat meningkatkan kesehatan liver. 

Mengutip dari Medical News Today, organ hati berukuran sekitar 1,44 sampai 1,66 Kg. 

Baca Juga: 5 Manfaat Minum Air Beras, Baik untuk Kesehatan Usus

Organ hati terletak di sebelah kanan atas perut dan di bawah paru-paru.  

Organ hati memiliki peran penting dalam metabolisme tubuh seperti, memproduksi empedu, menyerap dan memetabolisme bilirubin, mendukung pembekuan darah, memetabolisme lemak, karbohidrat, protein, menyaring darah, dan menyimpan vitamin serta mineral.   

Mengutip dari Kompas.com, menjaga kesehatan hati ada banyak cara beberapa di antaranya adalah  

  • Menghindari rokok dan obat-obatan terlarang  
  • Tidak berbagi jarum, pisau cukur, sikat gigi, atau barang pribadi 
  • Mempertahankan berat badan ideal  
  • Melakukan kegiatan seks yang aman  
  • Sering mencuci tangan 

Selain melakukan hal di atas, mengonsumsi makanan dan minuman tertentu bisa membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan hati. 

Berikut bahan alami yang efektif menjaga kesehatan hati:

1. Bawang putih 

Mengutip dari StyleCraze, bawang putih mengandung allicin, antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif. 

Bawang putih menunjukkan hepatoprotektif yang merangsang hati untuk mengaktifkan enzim yang bisa mengeluarkan zat berbahaya. 

Hasil sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Advanced Biomedical Research menyatakan bahwa 400 mg bubuk bawang putih bisa menurunkan berat badan dan massa lemak pada subjek dengan Nonalcoholic Fatty Liver Disorder tanpa menganggu massa tubuh tanpa lemak. 

2. Teh hijau 

Ilmuwan Tiongkok menegaskan bahwa orang yang minum teh hijau menunjukkan penurunan risiko kanker hati, penyakit hati, steatosisi hati, sirorsis hati, dan hepatitis yang signifikan.

Para peneliti dari Universitas Ilmu Kedokteran Isfahan, Iran, melakukan uji klinis acak tersamar ganda, terkontrol plasebo, pada pasien perlemakan hati non-alkohol. 

Mereka menerima ekstrak teh hijau atau suplemen ekstrak teh hijau selama 12 minggu. 

Setelah minggu ke-12, ditemukan bahwa ekstrak teh hijau secara signifikan mengurangi enzim hati yang terkait dengan penyakit hati berlemak nonalkohol. 

3. Kunyit 

Kunyit bermanfaat melindungi hati dari penyakit dan cedera hati dengan mengurangi peradangan, meminimalkan stres oksidatif, dan meningkatkan metabolisme lipid dan sensitivitas insulin. 

4. Brokoli 

Hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan di University of Illinois menegaskan bahwa mengonsumsi brokoli bisa membantu mengurangi risiko terjadinya perlemakan hati non alkohol. 

Hasil lain yang dilakukan oleh Collage of Agriculture, University of Illinois menyatakan bahwa mengonsumsi brokoli bisa membantu melindungi hati dari kanker hati. 

5. Wortel 

Wortel bisa mengurangi risiko perlemakan hati non alkohol dan toksisitas hati. 

Hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan di National Institute of Nutrition pada tikus menunjukkan jus wortel secara signifikan mengurangi kadar DHA, trigliserida, dan MUFA di hati. 

Baca Juga: Olahraga Saat Perut Kosong Bikin Berat Badan Cepat Turun?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×