Kesehatan Umum

Waspadai pola tidur yang tidak teratur bisa pemicu penyakit jantung

Jumat, 26 Juni 2020 | 20:43 WIB Sumber: Kompas.com
Waspadai pola tidur yang tidak teratur bisa pemicu penyakit jantung

ILUSTRASI. Karena kesibukan pekerjaan segunung, terkadang Anda pasti lupa untuk mengatur waktu tidur dengan baik. Tidur pun menjadi kurang teratur dan hanya sekenanya saja, atau malah Anda menganggap bila waktu tidur merupakan waktu yang tidak penting? Jangan pernah

KONTAN.CO.ID - Apakah Anda tipe orang yang suka tidur dengan jadwal berbeda-beda di malam hari? Jika Anda terbiasa tidur kadang sebelum jam 10 malam, di hari lain tidur tepat tengah malam, bahkan dini hari, segera hentikan kebiasaan tak sehat ini.

Pasalnya, penelitian terbaru menunjukkan, pola tidur tak teratur rentan menyebabkan penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.

Studi pola tidur dan penyakit jantung

Melansir Harvard Health Publishing, studi menyebut, risiko mengidap penyakit kardiovaskular pada orang dengan jadwal tidur tak teratur naik dua kali lipat dibandingkan pemilik pola tidur teratur.

Baca Juga: Anda menderita tekanan darah tinggi? Ini buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi

Penelitian yang diterbitkan di Journal of the American College of Cardiology (2/3/2020) itu meneliti lebih dari 2.000 pria dan wanita berusia 45-84 tahun.

Di awal penelitian, peserta tidak punya riwayat penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke. Lantas, peserta menjalani serangkaian pemeriksaan pola tidur mulai dari kuesioner, tes tidur, sampai diberi alat pemantauan untuk melacak pola tidur.

Selang lima tahun studi, hasil studi membuka mata banyak orang. Ternyata, tak cuma durasi tidur yang memengaruhi kesehatan.

Baca Juga: Tidak ingin darah tinggi kumat, berikut cara mengontrol tekanan darah

Peserta dengan pola tidur paling tak teratur terbukti dua kali lebih berisiko mengalami serangan jantung, stroke, dan meninggal karena penyakit kardiovaskuler dibanding peserta dengan pola tidur teratur.

Sebelum penelitian pola tidur dan penyakit jantung, ahli dari Brigham and Women’s Hospital pada 2016 juga menemukan, perubahan pola tidur dapat mengacaukan ritme sirkadian tubuh.

Melansir Brigham Health Hub, ritme sirkadian adalah jam biologis yang mengatur otak untuk memberikan isyarat untuk makan sampai tidur.

Editor: Noverius Laoli


Terbaru