kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Waspadai beberapa jenis penyakit degeneratif ini


Jumat, 11 September 2020 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A surgery nurse is seen beside the heart beat monitor in the operating theatre of the Unfallkrankenhaus Berlin (UKB) hospital in Berlin, Germany February 29, 2008. REUTERS/Fabrizio Bensch /File Photo


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

3. Radang sendi

Dilansir dari Better Health, terdapat lebih dari 100 jenis penyakit radang sendi atau artritis. Penyakit ini dapat memengaruhi otot, tulang, dan sendi.

Sejumlah penyakit radang sendi tidak dapat diobati. Namun, bisa dikelola dengan fisioterapi dan teknik manajemen diri.

4. Multiple sclerosis

Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit yang menyerang sistem saraf pusat. Gejala penyakit ini sangat bervariasi dan tidak dapat diprediksi. Penyebab pasti multiple sclerosis tidak diketahui.

Penyakit ini juga belum ada obatnya. Tapi, perawatan yang tepat dapat meringankan gejala dan memperlambat keparahan penyakit.

Baca Juga: Daewoong kantongi izin uji klinis perawatan Covid-19 berbasis stem cell di Indonesia

5. Penyakit parkinson

Penyakit parkinson menyerang satu dari 100 orang yang berusia di atas 60 tahun. Gejala penyakit parkinson di antaranya tremor, kaku, gerakan lambat dan lesu, sampai gangguan tidur. Penyebab pasti parkinson belum diketahui.

Perawatan medis dengan terapi pengobatan, pembedahan, sampai olahraga bisa memperlambat penurunan kondisi karena masalah kesehatan ini.




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×