kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Waspadai 7 penyebab sakit saat menelan


Senin, 17 Mei 2021 / 14:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Jika rasa sakit saat menelan disebabkan oleh tonsilitis, orang mungkin juga akan memperhatikan kondisi ini: 

- Amandel bengkak 

- Bercak putih atau kuning pada amandel 

- Bau mulut 

- Rahang atau leher terasa empuk saat coba disentuh 

- Demam 

Baca Juga: Bisa jadi obat sakit kepala, ini 4 manfaat kulit pisang

3. Epiglotitis 

Epiglotitis adalah infeksi tenggorokan yang menyebabkan peradangan pada epiglotis. 

Epiglotis adalah katup berbentuk seperti daun yang terletak di belakang lidah. 

Katup ini berfungsi menutup batang tenggorokan pada saat kita menelan, agar makanan atau cairan tidak masuk ke saluran pernapasan. 

Selain sakit saat menelan, beberapa kondisi ini bisa menjadi tanda atau gejala epiglotitis: 

- Kesulitan menelan yang dikenal sebagai disfagia 

- Demam tinggi 

- Meneteskan air liur berlebih 

- Kecenderungan untuk duduk condong ke depan 

Baca Juga: 4 Rekomendasi obat bisul alami, mudah Anda coba




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×