kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Waspadai 4 masalah psikologis yang bisa memicu impotensi


Senin, 24 Agustus 2020 / 13:29 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi disfungsi ereksi (AntonioGuillem)


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  Disfungsi erekfi atau impotensi merupakan ketidakmampuan pria dalam mempertahankan ereksi. Biasanya, gangguan fungsi seksual ini disebabkan oleh faktor fisik seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Gaya hidup yang buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan juga bisa memicu impotensi.

Selain itu, impotensi juga bisa disebabkan oleh adanya gangguan psikologis seperti berikut:

Baca Juga: Keseringan bersepeda bisa sebabkan disfungsi ereksi?

1. Kecemasan

Masalah psikologis memiliki efek fisik yang nyata. Kecemasan dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, masalah tekanan darah, dan kelelahan ekstrim. Seiring waktu, hal ini dapat mempengaruhi fungsi seksual pria, termasuk memicu impotensi.

2. Stres

Berbagai problematika kehidupan kerap memicu stres, yang bisa memicu berbagai fungsi tubuh kita. Bahkan, stres juga bisa memengaruhi kemampuan pria untuk mencapai dan mempertahankan kinerja seksual.

Baca Juga: Waspadai penyebab impotensi karena merokok

3. Depresi

Depresi sering kali disebabkan oleh ketidakseimbangan kimiawi di otak. Kondisi ini juga dapat mempengaruhi gairah dan fungsi seksual. Kabar baiknya, banyak pria bisa kembali mendapatkan kembali gairah dan fungsi seksualya setelah mendapatkan penanganan depresi yang tepat.




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×