kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.980   67,00   0,37%
  • IDX 5.700   56,49   1,00%
  • KOMPAS100 736   8,40   1,15%
  • LQ45 558   4,76   0,86%
  • ISSI 198   1,71   0,87%
  • IDX30 317   2,36   0,75%
  • IDXHIDIV20 390   0,55   0,14%
  • IDX80 84   0,87   1,05%
  • IDXV30 106   -0,25   -0,23%
  • IDXQ30 102   0,28   0,28%

Waspada! Peneliti menemukan, virus corona bisa tahan berhari-hari di permukaan benda


Kamis, 19 Maret 2020 / 00:05 WIB


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Tim pakar juga menggunakan nebulizer untuk melakukan simulasi batuk dan bersin. Hasilnya, virus berubah menjadi aerosol yang partikelnya melayang di udara, membuatnya terdeteksi hampir selama tiga jam.

Baca Juga: Awas! 86% pasien virus corona tak terdeteksi karena minim gejala

Hasil studi penelitian tersebut pertama kali diunggah di situs medis pra-cetak pada pekan lalu, sebelum mendapat tinjauan dari pakar sejawat lain.

Unggahan ini menarik perhatian, termasuk kritik dari para ilmuwan lain yang mengatakan, itu melebih-lebihkan. Para kritikus mempertanyakan, apakah nebulizer secara akurat bisa meniru batuk dan bersin manusia.

Penulis: Miranti Kencana Wirawan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penelitian yang Didanai AS Sebut Virus Corona Bisa Tahan Berhari-hari di Permukaan Benda"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×