kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Waspada HFMD pada Anak, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini


Rabu, 03 April 2024 / 06:10 WIB
Waspada HFMD pada Anak, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini
ILUSTRASI. Cara mencegah HMFD pada anak.


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Francisca bertha

KONTAN.CO.ID - HMFD rawan menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun. Kunci pencegahan adalah menjaga kebersihan. Berikut ini cara mencegah penyakit tersebut.

Hand, foot, and mouth disease (HFMD) atau penyakit tangan, kaki, dan mulut adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dari genus Enterovirus. Spesies enterovirus yang paling sering menyebabkan HFMD adalah Coxsackievirus dan Human Enterovirus 71 (HEV 71). 

Maria Renata Yolanda Djatioetomo, dokter spesialis anak dari RS Mentari Tangerang, mengatakan, penyakit ini berbeda dengan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan, yang disebabkan oleh virus lain dan tidak menular ke manusia.

"Biasanya, HFMD mudah menular dan sering menyerang bayi dan anak-anak di bawah usia 5 tahun, meskipun juga bisa menyerang orang dewasa. Penularan bisa terjadi melalui kontak langsung dengan cairan hidung, liur, tinja, atau lepuh pada kulit penderita," kata Maria kepada KONTAN.

Baca Juga: 9 Penyebab Tenggorokan Kanan Sakit yang Perlu Diwaspadai dan Cara Mengatasinya

Penyakit ini juga bisa menyebar melalui benda-benda yang terkontaminasi virus, seperti mainan, alat makan, atau handuk. Gejala HFMD biasanya muncul 3-6 hari setelah terpapar virus. Gejala awal meliputi demam, nyeri tenggorokan, nafsu makan menurun, dan nyeri badan.

Kemudian, timbul bintik-bintik merah dan lepuh berair di rongga mulut, lidah, telapak tangan, jari, telapak kaki, dan bokong. Lepuh-lepuh ini bisa menyebabkan rasa sakit, gatal, dan perih.

Pada beberapa kasus, virus HFMD juga bisa menyerang sistem saraf dan menyebabkan komplikasi seperti radang otak (ensefalitis), radang selaput otak (meningitis), atau kelumpuhan

HFMD bisa dicegah dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Beberapa tips yang bisa dilakukan adalah memberikan ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan pertama, dan dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI sampai usia 2 tahun

Lantas, memberikan makanan bergizi seimbang pada anak-anak, yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Dan juga, bisa dengan memberikan suplemen vitamin C, zinc, atau probiotik, sesuai anjuran dokter, untuk membantu memperkuat sistem imun.

Baca Juga: Jangan Sampai Anak Anda Terkena, Ini Ciri-Ciri & Pantangan Flu Singapura

Disarankan juga untuk memberikan vaksinasi lengkap sesuai jadwal imunisasi, untuk melindungi anak-anak dari berbagai penyakit menular.

Peran orang tua dalam mengajarkan anak-anak untuk mencuci tangan dengan benar dan rutin, terutama sebelum dan sesudah makan, setelah buang air kecil atau besar, dan setelah bermain juga menjadi hal penting.

Sederhananya, orang tua juga perlu mengajarkan anak-anak untuk tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang kotor. Ajarkan pula anak-anak untuk tidak berbagi alat makan, minum, atau perlengkapan pribadi dengan orang lain, terutama yang sedang sakit.

Ada baiknya anak-anak menghindari kontak langsung dengan penderita HFMD atau orang yang sedang sakit. Dan terakhir, menjauhi tempat-tempat yang padat dan kotor, seperti pasar, terminal, atau tempat wisata.

Selanjutnya: ASII, BRIS, INCO, dan TKIM Bisa Jadi Pilihan Saham untuk 3 April 2024

Menarik Dibaca: ASII, BRIS, INCO, dan TKIM Bisa Jadi Pilihan Saham untuk 3 April 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×