kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.961   -51,00   -0,28%
  • IDX 5.981   94,71   1,61%
  • KOMPAS100 791   15,92   2,05%
  • LQ45 597   9,87   1,68%
  • ISSI 204   3,46   1,72%
  • IDX30 340   5,62   1,68%
  • IDXHIDIV20 420   5,94   1,44%
  • IDX80 89   1,70   1,94%
  • IDXV30 112   1,92   1,74%
  • IDXQ30 110   1,54   1,42%

Varian Omicron Punya 3 Keturunan, Kenali Gejalanya


Jumat, 25 Februari 2022 / 10:16 WIB
ILUSTRASI. Saat ini, Omicron menyumbang sebagian besar infeksi COVID-19 di seluruh dunia. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: dmerharyana.org,Times of India | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ini adalah sub varian pertama dari varian Omicron yang terlihat setelah varian Delta dari virus corona. Garis keturunan BA.1, yang menyumbang 97,4% dari urutan yang dikirimkan ke GISAID pada 19 Januari, memiliki penghapusan 69-70 pada lonjakan protein.

Gejala umum infeksi COVID yang diinduksi Omicron varian ini adalah: 

  • Sakit tenggorokan
  • Pilek
  • Hidung meler
  • Bersin
  • Sakit kepala
  • Nyeri tubuh
  • Demam ringan 

Gejala seperti hilangnya penciuman dan rasa, yang dominan selama gelombang kedua infeksi virus corona, tidak terlihat selama gelombang Omicron.

Baca Juga: WHO Pantau dengan Cermat Omicron BA.2 dan Minta Semua Negara Terus Waspada, Ada Apa?

2. Omicron sub varian BA.1.1 dan gejalanya

Sesuai studi penelitian BA.1.1 memiliki 40 mutasi. Ini bersama dengan tiga garis keturunan lainnya ditemukan di Afrika Selatan. 

Menurut penelitian, pada 10 Februari 2022, ketika BA.2 menyumbang 1% dari total infeksi, BA.1.1. sudah terdeteksi di 69 negara.

Gejala subvarian BA.1.1 tidak berbeda dengan gejala varian lainnya.

Baca Juga: Jumlah Korban Meninggal Naik, Ini Orang yang Harus Waspada dengan Covid-19 Omicron




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×