kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.818   61,00   0,34%
  • IDX 6.150   -56,67   -0,91%
  • KOMPAS100 812   -8,43   -1,03%
  • LQ45 624   -7,43   -1,18%
  • ISSI 216   -1,55   -0,71%
  • IDX30 356   -4,52   -1,25%
  • IDXHIDIV20 440   -6,44   -1,44%
  • IDX80 94   -0,87   -0,92%
  • IDXV30 121   -2,06   -1,67%
  • IDXQ30 115   -1,70   -1,45%

Varian Omicron Bisa Picu Ledakan Kasus, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya


Jumat, 24 Desember 2021 / 04:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dia menegaskan, jika sudah merasakan gejala Covid-19 seperti demam tinggi diikuti batuk dan sesak napas, segera cari bantuan medis dan selalu gunakan masker untuk mencegah penularan pada orang lain. 

Perlu diketahui, gejala yang dirasakan setiap pasien yang terpapar Covid-19 bergantung pada status vaksinasi, usia, komorbiditas, dan riwayat infeksi penyakit sebelumnya. 

Berdasarkan riset, gejala pada orang yang belum divaksin Covid-19, lebih berat dibandingkan dengan mereka yang sudah divaksinasi lengkap. 

Cara mencegah varian Omicron 

Dokter Irhamsyah memaparkan, untuk mencegah paparan Covid-19 termasuk Covid varian Omicron, Anda harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jaga jarak aman minimal 1 meter dari orang lain, kenakan masker ketika berada di tempat umum, serta rutin mencuci tangan dengan sabun. 

"Vaksin juga telah terbukti bisa menekan risiko terinfeksi, termasuk dari varian Covid-19 yang baru. Ikuti program vaksinasi yang tersedia hingga dosis lengkap. Bila sudah ada program vaksin booster, ikuti pula agar sistem imun tubuh yang telah terbentuk dari vaksin pertama dan kedua lebih kuat," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "500 Persen Varian Omicron Lebih Menular, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya"
Penulis : Zintan Prihatini
Editor : Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×