kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Vape, salah satu dalang infeksi paru-paru di AS


Kamis, 24 Oktober 2019 / 15:47 WIB
Vape, salah satu dalang infeksi paru-paru di AS
ILUSTRASI. Seorang laki-laki sedang menggunakan vape.


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

Para ilmuwan menjelaskan hasil uji coba yang dilakukan menunjukkan bahwa cedera paru disebabkan karena pasien menghirup asap kimia. Namun, mereka belum mengetahui jenis gas kimia yang menyebabkan penyakit ini.  

Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menyatakan produk yang mengandung THC (tetrahydrocannabinol) berpeluang menjadi salah satu penyebab penyakit ini.

Baca Juga: Benarkah rokok elektrik bisa membuat lebih mudah berhenti merokok?

Lebih dari tiga perempat pasien dilaporkan menggunakan vape yang mengandung THC. Dari penelitian terbaru, sekitar 71% pasien dilaporkan menggunakan ganja atau minyak ganja.

Sebelumnya, para ilmuwan menemukan kandungan vitamin E asetat pada tubuh pasien. Yang paling baru NBC News melaporkan adanya kandungan zat pestisida bernama Myclobutanil pada 10 vape THC yang tidak berlisensi.

Sekedar info, zat tersebut dapat berubah menjadi hidrogen sianida kimia saat dibakar.   

"Bersadarkan hasil penelitian, kami menduga sebagian besar penyakit (paru-paru) melibatkan kandungan gas kimia," kata Larsen.

Asal tahu saja, sampai sekarang para ilmuwan masih meneliti lebih lanjut penyebab penyakit tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menyarankan masyarakat sebaiknya tidak menggunakan produk rokok elektronik, khususnya yang mengandung THC.

Sumber : Live Science

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×