kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Untuk cegah virus corona, pakar ini bilang tak semua orang perlu memakai masker


Senin, 02 Maret 2020 / 13:39 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menata masker di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (28/2/2020). Dua WNI terpapar virus corona yakni ibu berumur 64 tahun dan anaknya yang berusia 31 tahun. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.


Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

Artinya, kita tidak dapat menghirupnya secara acak dan masker bedah standar yang sering kita lihat dan pakai sebetulnya tidak banyak membantu. 

Perencevich menambahkan, hanya gunakan masker jika sedang sakit, karena dimaksudkan agar tidak menularkan sakit pada orang lain. 

Baca Juga: Indonesia tak kebal virus corona, ini daftar peringkat kasus Covid-19 di Asean

"Jika sedang flu atau merasa berisiko mengidap corona, pada saat itulah perlu menggunakan masker untuk melindungi orang lain. Bahkan di rumah, jika merasa sedang sakit, gunakanlah masker untuk melindungi anggota keluarga yang lain," ujarnya. (Nabilla Tashandra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Semua Orang Perlu Pakai Masker untuk Cegah Virus Corona"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×