kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Turunkan asam urat, coba konsumsi 14 makanan dan minuman penurun asam urat ini


Senin, 09 Agustus 2021 / 11:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Buah apel juga bisa menjadi makanan penurun asam urat. Melansir India Times, apel mengandung asam malat yang dapat menetralkan asam urat dalam aliran darah. Maka dari itu, konsumsi apel secara rutin diyakini dapat memberikan kelegaan bagi siapa saja yang menderita kondisi asam urat tinggi. 

3. Cuka apel 

Asupan cuka apel juga bermanfaat bagi penderita asam urat tinggi. Untuk memanfaatkannya, Anda bisa menambahkan 3 sendok teh cuka apel ke 1 gelas air. Anda bisa meminumnya 2-3 kali setiap hari. Minum cuka apel dapat membantu dalam mengobati kondisi asam urat tinggi. 

4. Buah beri 

Buah beri, terutama stroberi dan blueberry bisa menjadi buah penurun asam urat yang baik dikonsumsi secara rutin. Buah ini terbukti memiliki sifat anti-inflamasi yang bermanfaat untuk mengendalikan peradangan (inflamasi) pada sendi serta mencegah tingginya kadar asam urat dalam darah. 

Baca Juga: Inilah 10 penyebab asam lambung naik yang umum terjadi

5. Jeruk nipis 

Karena jus jeruk nipis mengandung asam sitrat, pelarut asam urat, menambahkannya ke dalam makanan harian Anda akan membantu mencegah maupun menekan kadar asam urat tinggi. Peras buah jeruk nipis dalam segelas air dan minumlah setiap hari. 

6. Makanan sumber vitamin C 

Memasukkan makanan yang mengandung vitamin C tinggi adalah cara lain untuk menjaga kadar asam urat. Makanan ini dapat bermanfaat untuk menghancurkan asam urat dan mengeluarkannya dari tubuh. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×