kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.849   47,00   0,28%
  • IDX 8.244   -46,52   -0,56%
  • KOMPAS100 1.165   -7,20   -0,61%
  • LQ45 837   -5,29   -0,63%
  • ISSI 295   -0,88   -0,30%
  • IDX30 436   -0,45   -0,10%
  • IDXHIDIV20 521   0,54   0,10%
  • IDX80 130   -0,64   -0,49%
  • IDXV30 144   0,96   0,67%
  • IDXQ30 141   -0,26   -0,19%

Terjangkit virus corona tanpa gejala, benar-benar tak merasakan gejala?


Senin, 14 September 2020 / 23:55 WIB
Terjangkit virus corona tanpa gejala, benar-benar tak merasakan gejala?


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Oleh karena itu, isolasi mandiri sangat menjadi penting, meski seseorang menderita Covid-19 tanpa gejala. Isolasi mandiri boleh dilakukan pada kondisi pasien konfirmasi tanpa gejala dan gejala ringan. 

Tetapi, jika pasien itu memiliki penyakit penyerta (komorbid), maka isolasi sebaiknya dilakukan di rumahsakit atau tempat isolasi khusus dengan pengawasan. 

Apakah seseorang yang positif Covid-19 tanpa gejala tetap perlu melakukan swab test setelah melakukan isolasi mandiri? 

“Kalau memang kapasitas PCR memungkinkan, maka lebih baik diperiksa ulang PCR nya. Tapi, kita sangat kurang kapasitasnya, maka tidak diulang,” kata dia. 

Baca Juga: Perhatikan baik-baik beda antara batuk karena Covid-19 dan batuk biasa

“Jadi, sifatnya adalah bila memang tidak memungkinkan akses ke PCR, maka boleh menggunakan klausul masa isolasi tersebut sampai selesai,” ujar Tonang. 

Penulis: Nur Rohmi Aida

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Positif Covid-19 Tanpa Gejala, Apakah Benar-benar Tak Merasakan Gejala?"

Selanjutnya: PSBB Jakarta berlaku lagi, perhatikan 8 saran WHO berikut untuk cegah virus corona

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×