kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Terinfeksi virus demam berdarah? Hindari makanan dan minuman ini


Rabu, 29 Januari 2020 / 03:30 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

Berikut daftar makanan yang harus penderita demam berdarah hindari:

Makanan berminyak dan pedas

Penderita demam berdarah sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang mengandung minyak berlebih dan pedas. Makanan tersebut akan memicu rasa mual penderita.

Bila penderita mual dan muntah, dikhawatirkan tubuhnya akan semakin lemah karena kurang cairan.

Baca Juga: Apakah Anda penderita hepatitis B? Hindari makanan ini

Bila Anda penggemar bakso pedas, nasi padang, dan makanan sejenisnya sebaiknya dihindari dulu. Anda baru bisa menikmati makanan tersebut setelah sembuh dari demam berdarah.

Minuman berkafein

Penderita demam berdarah sebaiknya tidak mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein. "Kafein membuat orang jadi ingin kencing melulu," ujar Dokter Santi.

Asal tahu saja, penderita demam berdarah membutuhkan banyak cairan selama masa pengobatan. Sebagai gantinya, si penderita bisa mengkonsumsi air kelapa.

Mengutip Tribunnews.com, air kelapa mengandung vitamin dan mineral yang mampu meningkatkan cairan tubuh si penderita.

Baca Juga: Apakah Anda penderita ambeien? Ini makanan yang baik untuk Anda

Opsi lainnya, penderita disarankan untuk minum jus sayuran organik murni. Minuman tersebut mengandung vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Bila si penderita meminum jus sayuran secara rutin, bisa mempercepat proses pemulihan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×