kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.692   106,00   0,60%
  • IDX 6.426   -296,97   -4,42%
  • KOMPAS100 854   -39,48   -4,42%
  • LQ45 635   -22,48   -3,42%
  • ISSI 232   -11,33   -4,66%
  • IDX30 361   -10,28   -2,77%
  • IDXHIDIV20 446   -9,11   -2,00%
  • IDX80 98   -4,03   -3,96%
  • IDXV30 126   -3,33   -2,57%
  • IDXQ30 116   -2,63   -2,21%

Temuan Australia, begini cara sistem kekebalan tubuh memerangi virus corona


Kamis, 19 Maret 2020 / 01:00 WIB


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Sejumlah ilmuwan di Australia menyatakan, telah berhasil mengidentifikasi, bagaimana sistem kekebalan tubuh memerangi virus corona baru.

Riset yang terbit di jurnal Nature Medicine pada Selasa (17/03/2020) memperlihatkan cara manusia sembuh dari virus corona sama seperti ketika mereka pulih dari flu biasa.

Menurut ahli, temuan ini penting lantaran dengan mengetahui sel imun mana yang berperang melawan virus corona akan membantu dalam upaya pembuatan vaksin.

"(Penemuan) ini penting karena ini pertama kalinya kami benar-benar paham mengenai cara sistem kekebalan tubuh memerangi virus corona baru (Covid-19)," kata Prof Katherine Kedzierska, salah satu penulis kajian, kepada BBC.

Baca Juga: Hasil uji klinis China: Obat flu Jepang bisa sembuhkan pasien virus corona

Riset yang tim dari Peter Doherty Institute for Infection and Immunity di Melbourne lakukan tersebut mendapat apresiasi para pakar. Salah satu pakar bahkan menyebutkan, penemuan itu sebagai sebuah terobosan.

Banyak orang telah pulih dari Covid-19. Artinya, sistem kekebalan tubuh bisa melawan virus corona.

Tapi, untuk pertama kalinya, sebuah riset mengidentifikasi empat tipe sel imun yang tampil untuk memerangi Covid-19.

Keempat tipe sel imun ini diamati dengan melacak seorang pasien virus corona dengan gejala ringan-sedang dan tidak punya masalah kesehatan sebelumnya.

Baca Juga: Awas! 86% pasien virus corona tak terdeteksi karena minim gejala

Pasien perempuan berusia 47 tahun dari Kota Wuhan, China, itu telah mendatangi sebuah rumahsakit di Australia. Dia pulih dalam 14 hari.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×