Taffix, alat semprot hidung untuk menghindari Virus Corona

Rabu, 25 November 2020 | 13:19 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Taffix, alat semprot hidung untuk menghindari Virus Corona

ILUSTRASI. Alat semprot hidung untuk menurunkan risiko infeksi Virus Corona ditemukan oleh peneliti. REUTERS/Leonhard Foeger


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para peneliti di seluruh dunia berusaha untuk mencari cara agar transimi Virus Corona tak semakin parah. Salah satu studi terbaru menunjukkan bahwa alat semprot hidung dikembangkan untuk mengurangi risiko Covid-19.

Melansir dari Tasnim News Agency (tasnimnews.com), alat semprot hidung yang dikembangkan Nasus Pharma bernama Taffix. Satu kali semprot mampu melindungi individu dari infeksi Virus Corona selama lima jam.

Dr Dalia Meggido selaku salah satu penemu Taffix menyebutkan bahwa alat semprot hidung itu bukan pengganti masker, tapi alat pencegahan tambahan. Dr Meggido menyebutkan bahwa Taffix menambah efektivitas masker saat digunakan masyarakat yang melakukan kegiatan di luar ruang.

Alat semprot hidung tersebut menggunakan hypromellose yang biasanya ditemukan dalam alat semprot hidung antialergi. Saat disemprotkan di hidung, gel dalam Taffix akan membentuk lapisan yang mencegah virus masuk ke membran pernapasan.

Baca Juga: Begini cara merawat pasien Covid-19 di rumah

Selain itu, alat semprot juga mengandung sedikit asam sitrat yang mampu membunuh virus. Selama masa percobaan yang dilakukan di University of Virginia, Taffix mampu membunuh Virus Corona sebanyak 99.99%.

Saat diuji coba dalam kehidupan nyata, Taffix mampu menurunkan risiko terkena Covid-19 hingga 78%. Tak hanya itu, penggunaan Taffix juga tak menimbulkan efek samping apa pun. Alat semprot hidung itu memberikan keamanan lebih untuk masyarakat yang mau beraktivitas.

Baca Juga: Ingin vaksin corona mandiri, berikut cara daftar, pesan dan beli vaksin

Mengutip dari Tasnim News Agency, harga Taffix adalah £13.99 atau sekitar 235 ribu rupiah. Dr Meggido menambahkan, Taffix adalah cara mengurangi risiko infeksi Virus Corona yang aman dan teruji klinis. Meski demikian, protokol kesehatan tetap harus diterapkan secara disiplin.

Usahakan untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang di ruangan dengan ventilasi buruk. Jika terpaksa melakukan kegiatan dengan orang lain, jangan lupa untuk jaga jarak, memakai masker, dan rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Selanjutnya: Berkendara juga perlu memperhatikan protokol kesehatan

Editor: Belladina Biananda


Terbaru