HOME

Studi baru: Obat 4-Phenylbutiric acid bisa cegah kematian akibat virus corona

Rabu, 23 September 2020 | 15:15 WIB   Reporter: Belladina Biananda
Studi baru: Obat 4-Phenylbutiric acid bisa cegah kematian akibat virus corona

ILUSTRASI. Seorang sukarelawan meletakkan bendera Amerika mewakili beberapa dari 200.000 nyawa yang hilang di Amerika Serikat dalam pandemi penyakit virus corona (COVID-19) di National Mall, Washington, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2020).


KONTAN.CO.ID - Penelitian yang berkaitan dengan virus corona masih terus para peneliti di seluruh dunia lakukan. Tak hanya berusaha untuk segera menemukan vaksin Covid-19, penelitian mengenai obat penyakit ini juga terus dikembangkan.

Dikutip dari Yahoo News, para peneliti telah mengidentifikasi obat baru untuk mencegah atau mengatasi dampak infeksi virus corona. Hasil penelitian awal melibatkan hewan sebagai objek percobaan.

Obat 4-Phenylbutiric acid atau 4-PBA dapat mencegah kematian akibat kerusakan pernapasan yang diperoleh dari sel yang terserang. Hasil tersebut dipublikasikan dalam jurnal Cytokine and Growth Factors Review.

Proses peradangan yang terjadi dalam beberapa kasus Covid-19 menyebabkan produksi sitokin yang banyak dan tidak terkontrol. Sitokin adalah molekul yang berfungsi untuk mengatur pertahanan tubuh.

Nah, para peneliti berusaha mengontrol produksi sitokin agar tak semakin merusak organ lain.

Baca Juga: Penelitian terbaru: Jus buah kesemek bisa melemahkan virus corona

Tenaga medis Covid-19 di Israel

Ivan Duran, salah satu pemimpin penelitian dari University of Malaga, Spanyol, menjelaskan, saat sel terserang, sel akan meminta bantuan pada sitokin. Semakin terserang, mereka akan semakin bertahan sehingga menyebabkan peradangan yang tidak terkontrol.

Duran mengatakan, salah satu cara memungkinkan untuk menyembuhkan infeksi virus corona adalah dengan mengurangi tekanan atau stres pada sel. Dan, hal itu didapat dari menggunakan obat 4-PBA.

Penelitian juga mengidentifikasi Binding Immunoglobulin Protein (BiP) atau penanda stres darah. Indikator itu digunakan sebagai indikator kondisi sel yang terserang. Penelitian lebih lanjut akan dilakukan pada pasien yang terinfeksi Virus Corona.

Karena vaksin virus corona belum ditemukan, masyarakat diharap bisa menjaga kesehatan dengan baik, salah satunya adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selalu jaga kebersihan dan batasi kegiatan di luar ruangan dengan banyak orang.

Jika memang harus melakukan suatu hal yang berhubungan dengan banyak orang, jangan lupa untuk menggunakan masker secara benar, menjaga jarak dengan orang lain, dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun serta air mengalir.

Selanjutnya: 7 Cara meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah serangan virus corona

Editor: Belladina Biananda


Terbaru