Kesehatan Umum

Sindrom Carpal Tunnel mesti diwaspadi penderita diabetes, apa itu?

Minggu, 20 September 2020 | 11:40 WIB Sumber: Kompas.com
Sindrom Carpal Tunnel mesti diwaspadi penderita diabetes, apa itu?

ILUSTRASI. Ilustrasi penyakit diabetes kencing manis gul. Sindrom Carpal Tunnel mesti diwaspadi penderita diabetes.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sindrom carpal tunnel bisa menjadi salah satu komplikasi akibat penyakit diabetes. Sindrom carpal tunnel merupakan kondisi mati rasa atau kesemutan di tangan dan lengan akibat saraf area pergelangan tangan yang terjepit. Kondisi ini bisa terjadi saat saraf membengkak, tendon mengalami peradangan, atau sesuatu menyebabkan pembengkakan di area carpal tunnel. 

Lalu, apa kaitan sindrom carpal tunnel dengan diabetes? 

Menghimpun data Healthline, hampir 20% penderita diabetes juga mengalami sindrom carpal tunnel. Kondisi ini menunjukkan bahwa gula darah tinggi juga bisa memicu sindom carpal tunnel. Bahkan, sindrom ini juga bisa menjadi pertanda awal adanya penyakit diabetes tipe 2. 

Baca Juga: Awas, munculnya keringat dingin bisa jadi gejala penyakit ini

Penelitian dari Belanda yang dilakukan ilmuwan Steven H Hendriks pada tahun 2014 juga mengatakan, sindrom carpal tunnel memang kerap terjadi pada penderita diabetes tipe 2. Namun, sindrom ini bukan satu-satunya patokan untuk mendiagnosis seseorang menderita diabetes. 

Ada beberapa kondisi lain yang harus dijadikan patokan sebelum seseorang didiagnosis menderita diabetes tipe 2, seperti indeks massa tubuh, jenis kelamin, dan usia. 

Dengan kata lain, ada banyak faktor yang meningkatkan risiko diabetes dan sindrom carpal tunner. Namun, penderita diabetes tipe 1 berisiko seumur hidup mengalami sindrom carpal tunnel. 

Baca Juga: Jangan takut pahit, jus pare efektif mengobati penyakit diabetes melitus

Cara mengatasi 
Menurut data Diabetes.co.uk, sindrom carpal tunnel bisa sembuh dengan sendirinya jika gejalanya hilang. Hal yang perlu kita lakukan hanya melakukan perawatan diri seperti menghindari gerakan berulang yang berlebihan.

Editor: Tendi Mahadi
Tag


Terbaru