Sesuai dengan CDC, inilah cara menyimpan ASI yang benar

Kamis, 01 Oktober 2020 | 14:50 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Sesuai dengan CDC, inilah cara menyimpan ASI yang benar

ILUSTRASI. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara menyimpan ASI.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. ASI adalah salah satu komponen terpenting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Cara menyimpan ASI bisa jadi salah satu opsi agar kebutuhan bayi bisa terpenuhi. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar ASI bisa disimpan lama dan manfaatnya tak hilang.

Sebelum mengeluarkan ASI, pastika untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air terlebih dahulu. Anda bisa mengganti sabun dan air dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%.

Selain memakai tangan, Anda bisa mengeluarkan ASI dengan pompa. Namun, pastikan kebersihan alat itu terjaga, ya. Jangan sampai ada kotoran yang menempel karena bisa merusak ASI yang Anda keluarkan.

Cara Menyimpan ASI

Centers for Disease Control and Prevention atau CDC mengatakan, Anda bisa menggunakan tas penyimpan ASI atau wadah bersih lain dengan penutup kencang yang terbuat dari kaca atau plastik. Hindari memakai botol dengan simbol daur ulang nomor 7 karena mengindikasikan terbuat dari BPA.

Baca Juga: ASI bisa cegah infeksi Virus Corona pada bayi, ini penjelasan ilmiahnya

Selain itu, jangan simpan ASI dalam kantong plastik karena wadah itu memang bukan dibuat untuk menyimpan ASI. Saat disimpan di suhu ruangan, yaitu 77 F atau lebih dingin, ASI akan bertahan selama empat jam.

ASI yang disimpan di lemari es bisa bertahan sampai empat hari. Jika Anda ingin menyimpan ASI lebih lama, yaitu sekitar enam hingga 12 bulan, ASI bisa disimpan dalam freezer. Anda bisa menempel tiap wadah ASI dengan tanggal agar Anda tak lupa.

Baca Juga: 5 Makanan pelancar ASI agar kebutuhan bayi terpenuhi

Cara Mengeluarkan ASI

Selain mengetahui cara menyimpan ASI, Anda juga perlu memerhatikan beberapa hal saat mengeluarkannya. Dari tanggal yang Anda tempel di tiap wadah ASI, pastikan untuk memberikan ASI terlama terlebih dahulu pada bayi. Ingat, seiring berjalannya waktu, kualitas ASI bisa berkurang.

Anda bisa mencairkan ASI yang beku dengan mengeluarkannya dari lemari es selama semalaman. Anda juga dapat merenda atau meletakkan ASI yang beku di bawah air hangat. CDC mengingatkan agar Anda tak mencairkan ASI dalam microwave karena bisa merusak nutrisi ASI.

Selanjutnya: Ada 4 cara mengatasi ASI tersumbat yang alami dan mudah, jangan panik!

Editor: Belladina Biananda
Terbaru