kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sering Muncul Malam Hari! Ini Gejala Asam Urat Tinggi yang Tidak Boleh Disepelekan


Senin, 03 Juli 2023 / 18:10 WIB
Sering Muncul Malam Hari! Ini Gejala Asam Urat Tinggi yang Tidak Boleh Disepelekan


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

ASAM URAT -  Asam urat tinggi biasanya kambuh malam hari. Kenali gejala asam urat tinggi dan cara mengobatinya.

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang dapat menyebabkan gejala berupa nyeri tak tertahankan di area persendian.

Baca Juga: Ini 11 Manfaat Buah Sukun yang Jarang Diketahui

Dikutip dari laman Mayo Clinic, kadar asam urat yang terlalu banyak dalam aliran darah menyebabkan pembentukan kristal tajam yang menumpuk di sendi.

Umumnya, penyakit asam urat menyerang jempol kaki. Namun, penderita juga bisa merasakan serangan di sendi lain, termasuk pergelangan kaki atau tangan, lutut, siku, dan jari-jari.

Lalu, apa saja gejala asam urat?

Gejala asam urat

Dilansir dari laman Healthline, beberapa orang dengan asam urat tinggi tidak merasakan gejala.

Kondisi ini disebut sebagai hiperurisemia asimtomatik.

Meski tidak ada gejala, tetapi kadar asam urat dalam darah tetap tinggi, dan kristal-kristal tajam mulai terbentuk di sendi.

Sementara itu, terdapat sejumlah gejala asam urat yang kerap muncul dan patut diwaspadai, antara lain:

1. Nyeri sendi yang intens

Penyakit asam urat atau gout memiliki gejala khas berupa rasa nyeri di bagian jempol kaki.

Selain jempol, nyeri juga menyerang area sendi lain, termasuk:

  • Pergelangan kaki
  • Pergelangan tangan
  • Lutut
  • Siku
  • Jari-jari tangan.

Menurut Kementerian Kesehatan, sensasi nyeri ini muncul akibat "tusukan" dari kristal tajam asam urat.

Gejala rasa nyeri di persendian ini disebut parah apabila berlangsung selama 4-12 jam setelah sakit pertama kali terasa.

2. Rasa tidak nyaman

Setelah nyeri mereda, penderita asam urat biasanya tak bisa langsung bernapas lega. Sebab, sendi akan merasakan ketidaknyamanan selama beberapa hari bahkan minggu.

Saat penyakit asam urat kambuh di waktu-waktu berikutnya, rasa tidak nyaman dapat bertahan lebih lama dan lebih menular ke persendian lain.

3. Sendi radang, bengkak, dan kemerahan

Gejala asam urat berikutnya adalah sendi yang mengalami peradangan atau inflamasi.

Saat terserang asam urat, bagian sendi akan menjadi bengkak, terasa lunak, kemerahan, dan lebih hangat dari bagian tubuh lain.

4. Pergerakan menjadi terbatas

Gejala penyakit asam urat juga ditandai dengan pergerakan tubuh yang menjadi terbatas.

Saat asam urat menyerang, penderita kemungkinan tidak dapat menggerakkan persendian secara normal.

Keterbatasan pergerakan ini akibat asam urat yang menumpuk dan menyebabkan bengkak pada persendian.

5. Demam dan menggigil

Meski kurang umum, demam dan menggigil termasuk salah satu gejala penyakit asam urat.

Dikutip dari Healthline, dua tanda ini kemungkinan berkaitan dengan tumpukan kristal asam urat yang memicu sel kekebalan tubuh untuk melepas sitokin.

Sitokin adalah protein yang memengaruhi sel kekebalan lain untuk melindungi tubuh.

Hal ini menyebabkan peradangan sendi berlangsung terus-menerus, rasa nyeri, serta demam.

Sementara itu, saat demam, tubuh secara otomatis akan menggigil karena mencoba untuk menaikkan suhu melawan apa yang diyakini sebagai infeksi.

Oleh karenanya, tubuh kemungkinan tanpa sadar akan gemetar dan menggigil untuk menghasilkan panas tambahan.

Gejala asam urat biasanya muncul di malam hari

Tanda dan gejala asam urat di atas hampir selalu terjadi secara tiba-tiba. Bukan hanya itu, gejala juga umumnya terjadi pada malam hari.

Hal tersebut, seperti dikutip Everyday Health, lantaran asam urat cenderung mengkristal pada suhu lebih rendah.

Sementara pada malam hari, suhu udara lebih rendah dari waktu siang.

Jika mengalami serangan asam urat, penting untuk mengetahui cara meredakannya secepat mungkin agar nyeri tidak berlangsung lama.

Beberapa obat yang bisa digunakan untuk menangani asam urat yang kambuh, termasuk:

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti aspirin (Bufferin), ibuprofen (Advil, Motrin), dan naproxen (Aleve).
  • Colchicine (Colcrys, Mitigare).
  • Kortikosteroid.

Namun demikian, jika tiba-tiba mengalami nyeri hebat pada persendian, segera hubungi atau kunjungi dokter.

Sebab, asam urat yang tidak diobati dapat menyebabkan sakit luar biasa hingga kerusakan sendi.

Baca Juga: Penyebab dan Gejala Pradiabetes yang Berkembang Jadi Diabetes Tipe 2

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Gejala Asam Urat yang Patut Diwaspadai, Biasanya Muncul di Malam Hari", 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×