Sering Menyerang Perempuan, Ini Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Senin, 12 September 2022 | 16:14 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Sering Menyerang Perempuan, Ini Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih

ILUSTRASI. Infeksi Saluran Kemih


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Infeksi saluran kemih bisa menjadi masalah serius bila sudah menyebar ke ginjal. Ini cara mencegah infeksi saluran kemih. 

Infeksi saluran kemih (ISK) lebih umum menyerang perempuan dibandingkan laki-laki. 

Baca Juga: HIV: Penyebab dan Gejalanya

Mengutip dari Mayo Clinic, infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang terjadi di bagian manapun dari sistem kemih, ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. 

Infeksi saluran kemih menimbulkan rasa yang sangat menyakitkan dan bisa menjadi masalah serius bila menyebar ke ginjal. 

Seseorang yang menderita infeksi saluran kemih akan menunjukkan sejumlah gejala seperti: 

  • Sering buang air kecil 
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil 
  • Sering buang air kecil dalam jumlah sedikit 
  • Urine berwarna keruh 
  • Urin berwarna merah, merah mudah cerah seperti cola (darah dalam urin) 
  • Urin berbau menyengat 
  • Nyeri panggul pada perempuan, terutama di bagian tengah panggul dan sekitar area tulang kemaluan 

Mencegah infeksi saluran kemih 

Kabar baiknya Anda bisa mencegah terkena infeksi saluran kemih dengan melakukan beberapa hal berikut ini: 

1. Minum air putih 

Minum air membantu mengencerkan urin dan memastikan bahwa Anda akan buang air kecil lebih sering, sehingga bakteri dikeluarkan dari saluran kemih sebelum infeksi terjadi. 

2. Jaga kesehatan orgam intim 

Anda sebaiknya lap organ intim dari depan ke belakang. Anda sebaiknya melakukan hal tersebut setelah buang air kecil dan air besar. 

Hal ini bisa mencegah bakteri di daerah anus menyebar ke vagina dan uretra. 

Selain itu, Anda sebaiknya mencuci vagina dan mengosongkan kandung kemih setelah melakukan hubungan seksual. 

3. Hindari menggunakan produk yang mengiritasi 

Anda sebaiknya menghindari menggunakan semprotan deodoran atau produk kewanitaan lainnya di area genital yang bisa mengiritasi uretra. 

Baca Juga: Infeksi HPV: Penyebab dan Gejalanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru