kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45909,67   -9,84   -1.07%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Selain Konsumsi Antasida, Ini Penyebab Diare dan Gejalanya yang Sering Muncul


Rabu, 29 November 2023 / 11:01 WIB
Selain Konsumsi Antasida, Ini Penyebab Diare dan Gejalanya yang Sering Muncul
ILUSTRASI. Diare


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

DIARE - Selain disebabkan infeksi, diare juga bisa disebabkan oleh konsumsi antasida. 

Diare, gangguan pencernaan yang bisa menyerang anak-anak sampai orang dewasa tua. 

Baca Juga: Makan Bayam Bisa Memicu Penyakit Batu Ginjal?

Mengutip dari Cleveland, orang dikatakan terkena diare saat tinja encer dan merasa sakit saat buang air besar. 

Diare umumnya disebabkan oleh virus yang menginfeksi usus. Namun, ada banyak faktor yang juga bisa memicu diare seperti: 

1. Infeksi 

Patogen (virus, bakteri, dan parasit) semuanya bisa menyebabkan infeksi yang menyebabkan diare. 

Penyebab paling umum diare pada orang dewasa adalah Novovirus dan Rotavirus penyebab diare akut pada anak-anak. 

2. Keracunan makanan 

Anda bisa menelan racun dan patogen berbahaya dari makanan atau minuman yang terkontaminasi. 

Saat ada di dalam usus, racun atau kuman tersebut bisa menyebabkan diare. 

3. Obat-obatan 

Anda juga bisa menderita diare karena efek samping dar8i konsumsi obat tertentu, seperti antibiotik. 

Antibiotik membunuh bakteri berbahaya yang membuat Anda sakit, sayangnya antibiotik juga menghancurkan bakteri bermanfaat dalam prosesnya. 

Asal tahu saja, tidak memiliki cukup bakteri baik bisa menyebabkan diare. 

4. Makanan 

Makanan jenis tertentu bisa menyebabkan diare, salah satunya laktosa. Tubuh sulit mencerna laktosa, gula, dalam produk susu. 

Madu juga bisa menyebabkan diare pada beberapa orang. Sebab, tubuhnya kesulitan mencerna fruktosa dalam madu. 

5. Penyakit tertentu 

Penyakit Crohn, kolitis ulserativa, dan sindrom iritasi usus besar bisa menyebabkan diare. 

Bahkan stres dan kecemasan juga bisa memperburuk gejala iritasi usus besar. 

Gejala diare 

Selain tinja berbentuk encer, orang yang menderita diare juga menunjukkan beberapa gejala seperti: 

  • Kram atau nyeri perut 
  • Kembung 
  • Mual 
  • Muntah 
  • Demam 
  • Darah pada tinja 
  • Lendir pada tinja 
  • Sering buang air besar 

Kapan harus menemui dokter 

Diare, gangguan pencernaan yang tidak boleh dianggap sepele karena bisa semakin parah dan memicu komplikasi. 

Anda sebaiknya menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan saat merasa: 

  • Diare berlangsung lebih dari dua hari tanpa adanya tanda-tanda membaik
  • Dehirasi
  • Sakit perut atau sakit dubur yang parah 
  • Tinja berdarah atau berwarna hitam 
  • Demam di atas 39 derajat Celsius

Perlu Anda perhatikan, anak-anak yang menderita diare cepat membuat dehidrasi. 

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Usus, Ini Manfaat Semangka Kuning

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×