kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,60   -2,56   -0.26%
  • EMAS1.135.000 -0,09%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Selain Demam dan Nyeri, Ini Gejala Demam Berdarah yang Sering Muncul


Jumat, 08 Desember 2023 / 15:15 WIB
Selain Demam dan Nyeri, Ini Gejala Demam Berdarah yang Sering Muncul
ILUSTRASI. Demam Berdarah


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

DEMAM BERDARAH -  Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai bermunculan di musim pancaroba dan penghujan. Agar tidak terlambat memberikan pertolongan, kenali gejalanya. 

Umumnya virus dengue penyebab demam berdarah mulai menyebar di musim penghujan dan pancaroba. Maklum saja, saat musim hujan jadi waktu berkembang biak nyamuk aedes aegypti, si pembawa virus. 

Baca Juga: 4 Pengobatan Rumahan untuk Mengobati Tenggorokan Kering dan Gatal

Nyamuk yang identik dengan warna badan hitam putih ini bertelur di genangan air. Susanti, Dokter Umum Balai Kesehatan Kompas Gramedia menyarankan Anda untuk menutup genangan air dan membersihkan lingkungan tempat tinggal. 

Sebaiknya Anda jangan pernah anggap enteng penyakit demam berdarah ini, sebab penyakit ini bisa merengut nyawa. Penyakit DBD bisa menyerang siapa saja, anak kecil hingga orang tua. 

Seseorang yang terinfeksi virus dengue ini sebaiknya segera di bawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan intensif. 

Agar tidak terlambat diberikan penanganan, ini gejala seseorang yang terkena penyakit demam berdarah.  

  1. Penderita mengalami demam tinggi selama dua sampai tujuh hari.
  2. Penderita merasanya nyeri di bagian perut dan sekitar ulu hati. 
  3. Penderita merasakan sakit kepada dan nyeri di bagian belakang bola mata. 
  4. Penderita merasakan nyeri otot dan persendirian. 
  5. Penderita mengalami muntah atau diare. 
  6. Penderita mengalami pendarahan di bawah kulit berupa bintik-bintik merah. Asal tahu saja, bintik merah tersebut tidak hilang ketika Anda meregangkan kulit. 
  7. Penderita mengalami mimisan, gusi berdarah, dan muntah darah. Gejala ini muncul bila penyakit demam berdarah semakin parah.

Bila Anda sudah terinfeksi virus dengue ini sebaiknya mulai mengatur jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi. 

"Sebenarnya tidak ada pantangan makan dan minum untuk penderita, tapi sebaiknya menghindari beberapa jenis makanan agar penyakit tidak makin parah," kata Dokter Santi. 

Berikut daftar makanan yang harus penderita demam berdarah hindari:

Makanan berminyak dan pedas

Penderita demam berdarah sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang mengandung minyak berlebih dan pedas. Makanan tersebut akan memicu rasa mual penderita.

Bila penderita mual dan muntah, dikhawatirkan tubuhnya akan semakin lemah karena kurang cairan. 

Bila Anda penggemar bakso pedas, nasi padang, dan makanan sejenisnya sebaiknya dihindari dulu. Anda baru bisa menikmati makanan tersebut setelah sembuh dari demam berdarah

Minuman berkafein

Penderita demam berdarah sebaiknya tidak mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein. "Kafein membuat orang jadi ingin kencing melulu," ujar Dokter Santi.

Asal tahu saja, penderita demam berdarah membutuhkan banyak cairan selama masa pengobatan. Sebagai gantinya, si penderita bisa mengkonsumsi air kelapa.

Mengutip Tribunnews.com, air kelapa mengandung vitamin dan mineral yang mampu meningkatkan cairan tubuh si penderita.

Opsi lainnya, penderita disarankan untuk minum jus sayuran organik murni. Minuman tersebut mengandung vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Bila si penderita meminum jus sayuran secara rutin, bisa mempercepat proses pemulihan.    

Baca Juga: Makanan yang Baik dan Buruk untuk Dikonsumsi Penderita Radang Tenggorokan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×