HOME

Segera daftar! Pocari Sweat bakal selenggarakan event lari secara virtual

Senin, 13 Juli 2020 | 13:22 WIB   Reporter: Arfyana Citra Rahayu
Segera daftar! Pocari Sweat bakal selenggarakan event lari secara virtual

ILUSTRASI. POCARI SWEAT adalah minuman isotonik sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang - PT AMERTA INDAH OTSUKA Pharmaceutical

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski pandemi Corona menghadang, Pocari Sweat tidak patah arang menyelenggarakan acara lari tahunannya. Justru karena adanya hambatan, acara lari di tahun keenamnya ini Pocari Sweat berinovasi dengan menyelenggarakan Pocari Sweat Run Virtual 2020. 

Lebih jelasnya, kegiatan ini adalah aktivitas lari serentak di hari dan jam yang sama pada Minggu 16 Agustus 2020, pukul 06.00 - 08.00 WIB. Adapun kategori lari yang bisa diikuti yaitu 10K dan 5K. Kegiatan lari bisa dilakukan di luar ruangan maupun di dalam ruangan menggunakan treadmill. Bagi pelari yang memilih untuk berlari di luar ruangan, lokasi dan rutenya bisa ditentukan sendiri. 

Baca Juga: Menggunakan masker saat bersepeda atau lari punya manfaat, lo, ini penjelasannya

Puspita Winawati Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka menjelaskan di tahun keenam ini awalnya Pocari Sweat Run akan melaksanakan acara lari di dua kota yakni Bandung dan Solo. Tapi karena adanya pandemi, sayang sekali harus dibatalkan. 

"Sebenarnya acara ini juga untuk menjawab kerinduan para pelari untuk lari bersama. Maka dari itu kami mencoba menghadirkan Pocari Sweat Run tahun ini sesuai dengan protokol kesehatan yakni lewat virtual," jelasnya dalam konferensi pers Pocari Sweat Run Virtual 2020, Senin (13/7). 

Puspita memaparkan acara lari secara virtual ini diselenggarakan dengan sistem satu arah (one way direction) artinya interaksi saat berlari hanya antara pelari dan gadgetnya. 

Meski begitu, Pocari Sweat akan membawa euforia acara offline ke online agar peserta tidak merasa lari sendirian. Caranya dengan mengadakan stretching, real time flag-off ceremony, live streaming hingga host-interactions

Baca Juga: Hadapi kenormalan baru, likuiditas dan permodalan menjadi acuan utama perbankan

Peserta akan ditemani oleh host Daniel Mananta dan Ega Maharani sepanjang berlari dengan memberikan semangat dan mengingatkan untuk tetap menjaga hidrasi supaya bisa menyelesaikan aktivitas larinya dengan maksimal. "Kemudian akan ada finisher package bagi seluruh peserta yang menyelesaikan larinya," kata Puspita. 

Puspita menjelaskan pendaftaran akan dibuka pada tanggal 15 Juli 2020 pukul 13:00 WIB di website www.pocarisweat.id. Adapun hanya tersedia 4.000 slot di dua kategori yakni 5k dan 10k.

Peserta juga harus membayar registrasi Rp 175.000 dan akan mendapatkan paket perlengkapan berupa Sony Headphones untuk 1.500 pendaftar pertama, drawstring bag dari Asics untuk 2.500 pendaftar selanjutnya, voucher yang bisa ditukarkan di alfamart terdekat, dan E-BIB number. 

Lantas setelah berlari, peserta juga akan mendapatkan E-Ceritificate, medali, dan masker limited edition hasil dari kerjasama Pocari Sweat bersama dengan Masker untuk Indonesia. Nantinya, setiap satu maskernya, pelari turut berkontribusi donasi sebanyak 3 buah masker yang disalurkan kepada pihak yang membutuhkan selama pandemi Corona. 

Baca Juga: Gaya hidup sehat pacu penjualan Amerta Indah Otsuka

Tips lari dari atlet di masa pandemi

Melakukan aktivitas lari di tengah pandemi, peserta tentu harus melakukan beberapa persiapan.  Agus Prayogo, Atlet Lari Nasional Indonesia menegaskan acara lari virtual ini bukan untuk mengetahui siapa yang tercepat sehingga saat berlari dibawa senang saja. 

"Tetap ingat untuk menerapkan protokol kesehatan yang ada dalam menghadapi race ini," jelas Agus. 

Baca Juga: Ini kunci pencegahan penularan Covid-19 lewat udara

Meski kegiatan lari ini dilakukan di tengah masa pandemi, Agus menyarankan saat berolahraga jangan menggunakan masker. Namun, peserta dihimbau untuk tetap membawa masker dan harus digunakan jikalau di tengah jalan harus melewati lokasi yang terdapat kerumunan orang. 

"Solo run lebih aman. Coba cari tempat yang sepi dan tidak perlu lari berkerumun," kata Agus. 

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Handoyo .


Terbaru