Sasaran Vaksin Cacar Monyet: Penderita yang Sedang Alami Inkubasi dan Kontak Erat

Selasa, 23 Agustus 2022 | 09:48 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Sasaran Vaksin Cacar Monyet: Penderita yang Sedang Alami Inkubasi dan Kontak Erat

ILUSTRASI. Cacar monyet resmi sudah masuk Indonesia. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kemenkes pada Sabtu (20/8/2022).


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harap waspada. Cacar monyet resmi sudah masuk Indonesia. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kementerian Kesehatan pada Sabtu (20/8/2022). 

Melansir laman Kemkes.go.id, pasien tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 27 tahun, dengan riwayat perjalanan ke Belanda, Swiss, Belgia dan Perancis sebelum tertular.
 
Berdasarkan penelusuran, pasien berpergian ke luar negeri antara tanggal 22 Juli hingga tiba kembali di Jakarta pada 8 Agustus 2022. Pasien mulai mengalami gejala awal monkeypox di tanggal 11 Agustus 2022.
 
Setelah berkonsultasi ke beberapa fasilitas kesehatan, pasien masuk ke salah satu rumah sakit milik Kementerian Kesehatan pada tanggal 18 Agustus dan hasil test PCR pasien terkonfirmasi positif pada malam hari tanggal 19 Agustus.
 
"Saat ini pasien dalam keadaan baik, tidak sakit berat dan ada cacarnya atau ruam-ruamnya di muka, di telapak tangan dan kaki. Pasien tidak perlu dirawat di rumah sakit, tapi cukup isolasi mandiri," ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH dalam keterangan pers (20/8).

Baca Juga: Cacar Monyet Terdeteksi di Indonesia, IDI: Jangan Panik

Konfirmasi kasus monkeypox pertama di Indonesia telah ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta bersama Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes untuk melakukan surveilans kepada masyarakat atau kontak erat dari pasien.
 
Sebagai bentuk kewaspadaan, tambah dr. Syahril, Kemenkes sudah melakukan pemantauan intensif di seluruh pintu masuk Indonesia, baik dari udara, laut, maupun darat yang berhubungan langsung kepada negara-negara yang sudah melaporkan adanya kasus monkeypox. Sekitar 89 negara yang sudah melaporkan adanya kasus cacar monyet di negaranya.
 
Pemerintah juga sudah memberikan status kewaspadaan kepada seluruh maskapai penerbangan dan pelabuhan untuk bersama memberikan suatu kewaspadaan apabila ada penumpangnya yang mempunyai gejala cacar monyet.
 
Langkah berikutnya, ucap dr. Syahril, pihaknya sudah memberikan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat, seluruh petugas kesehatan, dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk mewaspadai cacar monyet.
 
Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar selalu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan meningkatkan protokol kesehatan.
 
"Protokol kesehatan ini bukan hanya untuk monkeypox saja tapi juga untuk seluruh penyakit menular," kata dr. Syahril.

Lantas, apakah akan ada vaksinasi cacar monyet di Indonesia?

Baca Juga: Ada 1 Pasien Di Indonesia, Apakah Cacar Monyet Berbahaya? Ini Kata Kemenkes & IDI

Rencana Vaksinasi di Indonesia 

Mengutip Kompas.com, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saat ini telah menyiapkan 10.000 vaksin. 

"Kami sedang memproses untuk pengadaan dan harus melalui rekomendasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan)," ujar Syahril. 

Dia menambahkan, "Insya Allah ada sekitar 10.000 vaksin diadakan dan akan diberikan ke yang menderita cacar monyet yang sedang inkubasi dan kepada mereka yang kontak erat."

Selain menyiapkan vaksin, Syahril juga memaparkan bahwa pemerintah Indonesia sudah memperketat penjagaan di pintu-pintu masuk kedatangan dari luar negeri, baik udara, laut, dan darat. 

"Kemudian fasilitas pelayanan kesehatan, baik itu penanganan awal, deteksi dan juga bagaimana pengobatan-pengobatan yang dilakukan apabila ada pasien cacar monyet," tutup Syahril.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru