kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.140   -34,00   -0,20%
  • IDX 7.549   -45,34   -0,60%
  • KOMPAS100 1.041   -8,89   -0,85%
  • LQ45 748   -7,70   -1,02%
  • ISSI 274   -1,39   -0,51%
  • IDX30 400   -1,09   -0,27%
  • IDXHIDIV20 488   -1,83   -0,37%
  • IDX80 117   -0,99   -0,84%
  • IDXV30 139   0,42   0,30%
  • IDXQ30 128   -0,66   -0,51%

Rubella Ancam 100.000 Bayi Cacat Lahir Setiap Tahun, WHO: Vaksin Beri Kekebalan 95%


Selasa, 21 April 2026 / 07:06 WIB
Rubella Ancam 100.000 Bayi Cacat Lahir Setiap Tahun, WHO: Vaksin Beri Kekebalan 95%
ILUSTRASI. Padahal vaksinnya aman dan murah. Pada 2022, meski vaksin tersedia, masih tercatat 17.865 kasus rubella di 78 negara.? (ANTARA FOTO/FAUZAN)


Sumber: WHO | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan rubella masih menjadi penyebab utama cacat lahir yang bisa dicegah dengan vaksin. Setiap tahun diperkirakan 100.000 bayi di dunia lahir dengan congenital rubella syndrome (CRS).

Padahal vaksinnya aman dan murah. Pada 2022, meski vaksin tersedia, masih tercatat 17.865 kasus rubella di 78 negara.

Penyakit ringan bagi anak, berbahaya bagi janin

WHO menjelaskan rubella adalah infeksi virus menular yang menyebar lewat droplet saat penderita batuk atau bersin. Penyakit ini paling sering menyerang anak dan dewasa muda.

Pada anak, gejala biasanya ringan: demam rendah di bawah 39°C, ruam, mual, dan konjungtivitis ringan. Ruam muncul pada 50–80% kasus, bertahan 1–3 hari, mulai dari wajah dan leher lalu turun ke badan. Ciri khasnya adalah pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga dan leher. Pada dewasa, terutama perempuan, bisa terjadi radang sendi yang berlangsung 3–10 hari.

Masa inkubasi 2–3 minggu setelah terpapar. Periode paling menular adalah 1–5 hari setelah ruam muncul.

Bahaya sebenarnya terjadi pada ibu hamil. Jika terinfeksi di awal kehamilan, terutama trimester pertama, peluang virus menular ke janin mencapai 90%. Akibatnya bisa keguguran, kematian janin, lahir mati, atau bayi lahir dengan CRS.

Baca Juga: Campak Kembali Menggila, Netizen Global Geger!

CRS bisa sebabkan tuli, buta, dan penyakit seumur hidup

Bayi dengan CRS dapat mengalami gangguan pendengaran, cacat mata dan jantung, serta disabilitas seumur hidup seperti autisme, diabetes melitus, dan gangguan tiroid. Banyak yang membutuhkan terapi dan operasi seumur hidup.

Sebelum vaksin diperkenalkan, hingga 4 bayi dari setiap 1.000 kelahiran hidup lahir dengan CRS. Risiko tertinggi ada di negara dengan cakupan imunisasi rendah, terutama di Afrika dan Asia Tenggara.

Vaksin satu dosis sudah cukup

Vaksin rubella adalah virus hidup yang dilemahkan. Satu dosis memberikan kekebalan lebih dari 95% dan bertahan lama, setara dengan kekebalan alami.

Vaksin tersedia tunggal atau kombinasi dengan campak (MR), campak-gondongan (MMR), atau campak-gondongan-cacar air (MMRV). Efek samping umumnya ringan: nyeri di bekas suntikan, demam ringan, ruam, dan nyeri otot. Kampanye massal di Amerika yang melibatkan lebih dari 250 juta remaja dan dewasa tidak menemukan reaksi serius.

WHO merekomendasikan semua negara yang belum memasukkan rubella ke program imunisasi nasional untuk segera melakukannya lewat program campak yang sudah ada.

Baca Juga: Gejala GERD Kambuh yang Perlu Diketahui, Jangan Diabaikan!

Kemajuan global

Pada 2015, kawasan Amerika menjadi yang pertama di dunia dinyatakan bebas penularan endemik rubella. Per Januari 2024, 175 dari 194 negara sudah memasukkan vaksin rubella, dengan cakupan global 69%.

Hasilnya, kasus rubella turun 97%, dari 670.894 kasus di 102 negara pada 2000 menjadi 17.865 kasus di 78 negara pada 2022.

Measles & Rubella Partnership yang berjalan sejak 2000 telah membantu menyelamatkan sekitar 57 juta nyawa dan menurunkan angka cacat lahir akibat CRS secara signifikan.

WHO menegaskan rubella tetap menjadi ancaman di mana perempuan usia subur belum memiliki kekebalan. Tanpa vaksinasi berkelanjutan, bayi dengan CRS akan terus lahir setiap tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×