kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Primadona Kue Kering Lebaran, Simak Jumlah Kalori Nastar yang Perlu Diwaspadai


Rabu, 26 April 2023 / 10:07 WIB
Primadona Kue Kering Lebaran, Simak Jumlah Kalori Nastar yang Perlu Diwaspadai
ILUSTRASI. Primadona Kue Kering Lebaran, Simak Jumlah Kalori Nastar yang Perlu Diwaspadai.


Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Lebaran selalu identik dengan makanan yang lezat, mulai dari kue-kue kering hingga makanan berat seperti opor dan sambal goreng. 

Ketika Idulfitri tiba, tidak jarang masyarakat akan membuat atu membeli kue kering khas seperti nastar, kastengel, putri salju, dan lain-lain. 

Dari sekian banyak jenis kue kering yang disajikan, nastar menjadi primadona saat Lebaran Idulfitri. 

Namun, tahukah Anda berapa jumlah kalori yang terkandung dalam satu buah nastar?

Dosen Departemen Gizi Universitas Airlangga (Unair), Azizah Ajeng Pratiwi, membagikan informasi kalori yang terkandung dalam  kue kering dengan isian selai nanas ini.

Baca Juga: Siap Kembali ke Perantauan, Simak Tips Cegah Mabuk saat Perjalanan Balik Lebaran 2023

Kalori pada nastar

Konon, memakan tiga biji kue nastar kalorinya sama dengan memakan nasi satu porsi. 

Namun menurut Azizah, jumlah kalori nastar tergantung komposisi yang terkandung di dalamnya. Bahan pembuat nastar terdiri dari selai nanas, tepung terigu, telur, hingga margarin.

Jika dikalkulasi, satu butir kue nastar dapat menghasilkan 50 sampai 75 kalori. Sementara satu porsi nasi mengandung 130 hingga 150 kalori. 

“Bayangkan jika mengkonsumsi tiga butir nastar dengan bahan baku standar energinya dengan satu porsi nasi kurang lebih sama. Tergantung dengan komposisi yang digunakan untuk membuatnya,” katanya.

Kandungan nutrisi yang terkandung pada nastar tidak jauh berbeda dengan jenis kue kering lainnya. 

“Kandungannya lebih dominan lemak karena mengandung banyak margarin, tepung terigu, dan ada telurnya. Kalau hanya menggunakan kuning telur saja kandungan lemaknya lebih tinggi,” jelas Dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair tersebut.

Baca Juga: Syarat Mendaftar Sekolah Kedinasan Kemenhub 2023 yang Buka Paling Banyak Formasi

Jangan terlalu banyak makan nastar

Makanan bersantan hingga kue kering yang rasanya manis, menjadi hidangan yang umum disajikan saat Idulfitri. Rasa yang tercipta ternyata dapat meningkatkan nafsu untuk menambah porsi makan lebih banyak. 

“Jelas makanan yang manis, gurih, atau asin ini menyebabkan kecanduan sehingga kecenderungan untuk menambah lebih besar,” ungkapnya saat menjelaskan kandungan gizi nastar.

Azizah menambahkan bahwa tidak ada larangan untuk mengkonsumsi nastar atau kue kering lainnya serta hidangan lain seperti rendang atau opor ayam. Namun, harus tetap memperhatikan jumlah konsumsi.

“Boleh, misal nastar dijadikan cemilan hanya satu atau maksimal tiga butir di sela makan besar. Usahakan tetap ada sayur dan buah untuk menyeimbangkan kandungan serat pada menu kita,” jelasnya.

Anda dapat membuat nastar rendah kalori dengan modifikasi komposisi yang ada. Mengurangi kandungan margarin dan mengganti tepung terigu dengan sesuatu yang lebih rendah energi.

“Bisa dilakukan tapi ini akan mengubah rasa. Jadi rasanya tidak seperti nastar pada umumnya,” jelas Azizah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×