kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Perut buncit bisa jadi pertanda kanker hingga jantung


Selasa, 10 Desember 2019 / 09:12 WIB
Perut buncit bisa jadi pertanda kanker hingga jantung
ILUSTRASI. Dalam bahasa medis, perut buncit ini disebut ascites dan biasanya terbentuk karena masalah penumpukan cairan di perut.


Sumber: Grid | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perut buncit mungkin kamu anggap sebagai masalah berat badan karena mengalami kegemukan.

Padahal, perut buncit ternyata bisa juga menjadi pertanda penyakit serius seperti kanker hingga jantung.

Dalam bahasa medis, perut buncit ini disebut ascites dan biasanya terbentuk karena masalah penumpukan cairan di perut.

Perlu dipahami bahwa perut mengandung banyak organ, termasuk usus, pankreas, hati, limpa, dan ginjal.

Baca Juga: Berolahraga saat akhir pekan lebih baik daripada tidak sama sekali

Ada selembar jaringan bernama peritoneum di sekitar organ-organ ini.

Peritoneum terdiri dari dua lapisan, yakni satu lapisan melapisi dinding perut dan lapisan lainnya melapisi organ.

Lapisan ini menghasilkan sejumlah kecil cairan sehingga organ-organ di perut bisa bergerak dengan lancar.

Namun sayangnya, kadang-kadang cairan ini menumpuk di antara dua lapisan yang membuat perut bengkak, terlihat buncit, dan terasa tidak nyaman.

Baca Juga: Simak tips ini untuk hilangkan perut buncit

Selain itu, cairan di dalam lapisan ini dapat menumpuk akibat:

- Sel-sel kanker mengiritasi lapisan perut dan membuatnya menghasilkan terlalu banyak cairan

- Kelenjar getah bening di perut terhalang dan tidak bisa mengalirkan cairan dengan benar

- Kanker telah menyebar ke hati dan meningkatkan tekanan di pembuluh darah terdekat, dengan memaksa keluar cairan hati yang tidak dapat membuat protein darah yang cukup. Sehingga bocor keluar dari vena ke rongga perut




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×