kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Penting! Ini perbedaan gejala gula darah rendah dan gula darah tinggi


Selasa, 05 Oktober 2021 / 11:55 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Penting untuk Anda mengenali perbedaan gejala gula darah rendah dan gula darah tinggi. Ini guna mendukung proses diagnosis yang tepat dan pemilihan pengobatan terbaik.

Gula darah rendah atawa hipoglikemia dan gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah dua keadaan medis berbeda yang perlu Anda pahami.  

Gula darah rendah adalah kondisi ketika kadar gula darah puasa berada di bawah angka 70 miligram per desiliter (mg/dL) atau kurang.  

Sedangkan gula darah tinggi mengacu pada kondisi ketika kadar gula darah puasa mencapai angka di atas 130 mg/dL.  

Perubahan kadar gula darah, baik penurunan maupun lonjakan, penting Anda waspadai, karena bisa menyebabkan gejala dan komplikasi serius. 

Baca Juga: 4 Buah ini efektif menurunkan gula darah, berdasarkan penelitian

Gejala gula darah tinggi

Melansir Healthline, pada tahap awal, gula darah tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Tapi pada umumnya, hiperglikemia dimulai dengan gejala berikut:  

  • Kelelahan  
  • Sakit kepala  
  • Sering buang air kecil  
  • Rasa haus yang meningkat  

Seiring waktu, gejala bisa berkembang menjadi mual dan muntah, sesak napas, dan koma.  

Mengenali gejala gula darah tinggi dan mengobatinya sejak dini adalah kunci untuk menghindari komplikasi serius. 

Baca Juga: 3 Tips sederhana cegah gula darah tinggi, minum air putih lebih banyak




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×