kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.110   14,00   0,08%
  • IDX 6.074   -56,78   -0,93%
  • KOMPAS100 794   -5,26   -0,66%
  • LQ45 606   -2,41   -0,40%
  • ISSI 210   -1,91   -0,90%
  • IDX30 341   -0,78   -0,23%
  • IDXHIDIV20 423   0,26   0,06%
  • IDX80 91   -0,46   -0,50%
  • IDXV30 115   -0,38   -0,33%
  • IDXQ30 110   0,04   0,04%

Orangtua, 4 dampak negatif ini bisa timbul jika sering memarahi anak di depan umum


Rabu, 21 Oktober 2020 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Orangtua, 4 dampak negatif ini bisa timbul jika sering memarahi anak di depan umum.


Penulis: Tiyas Septiana

Hubungan orang tua dan anak sepatutnya terjalin dengan baik. Namun demikian, tindakan memerahi anak di depan umum bisa berefek buruk pada hubungan tersebut. 

Anak yang sering dipermalukan di depan umum akan mempertanyakan kasih sayang orang tua. Mereka menjadi ragu apakah orang tua benar-benar mencintai anak atau tidak. 

Baca Juga: Banyak manfaatnya, ini cara agar bisa bangun lebih awal di pagi hari

Imbasnya, anak menjadi tidak hormat dan bersikap tidak acuh pada orang tua. 

  • Merusak perkembangan mental anak

Kata-kata kasar akan terekam dengan jelas pada otak anak. Anak terus mengingat kata tersebut dan beranggapan jika mereka seperti yang dikatakan orang tua. 

Kebiasaan ini bisa membuat kesehatan mental anak terganggu. Anak menjadi tidak percaya diri dan takut melakukan sesuatu.

  • Menghambat ekspresi diri secara alami

Memarahi dan mempermalukan anak di depan umum bisa mempengaruhi cara mereka berekspresi.

Mereka akan membatasi diri karena takut dimarahi. Imbasnya, anak menjadi kehilangan cara mengembangkan rasa ingin tahu dan kebahagiaan mereka. 

Selanjutnya: Orangtua, ini 4 dampak pornografi yang berbahaya untuk otak anak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Legacy

[X]
×