kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

NASA rancang vantilator murah guna hadapi gelombang kedua pandemi virus corona


Sabtu, 25 April 2020 / 13:25 WIB
NASA rancang vantilator murah guna hadapi gelombang kedua pandemi virus corona
ILUSTRASI. Kru NASA


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya angka infeksi virus corona membuat rumah sakit kewalahan menyediakan ventilator untuk pasien Covid-19 yang parah. 

Mengantisipasi gelombang kedua pandemi corona, NASA ikut mengembangkan alat medis ini. Sekelompok tim insinyur badan antariksa Amerika Serikat ini telah mengembangkan ventilator yang dapat diproduksi secara massal dan dirancang khusus untuk pasien Covid-19. 

Melansir Science Alert, Sabtu (25/4), terkait produk ventilator ini, tim insinyur NASA juga telah mengajukan permohanan untuk mendapat persetujuan darurat dari Food and Drug Administration (FDA) AS. 

Tim insinyur di Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California, merancang dan membangun ventilator hanya dalam 37 hari. 

Baca Juga: SpaceX Akan Bawa Astronot Amerika Serikat ke Angkasa

Ventilator buatan NASA ini dilabeli dengan nama VITAL (Ventilator Intervention Technology Accessible Locally), menggunakan seperlima bagian yang diperlukan pada ventilator konvensional. 

Oleh karenanya, ventilator ini diklaim lebih mudah untuk diproduksi secara massal dan cepat. 

Administrator NASA mengatakan, lisensi atas produksi ventilator ini nantinya akan ditawarkan secara gratis untuk membantu mempercepat distribusi alat bantu pernapasan tersebut ke rumah sakit. 

Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi tanggap darurat dalam menghadapi kemungkinan adanya gelombang kedua pandemi corona ini. 


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×