Mudah! 2 Terapi sederhana untuk pulihkan anosmia akibat Covid-19

Kamis, 15 Juli 2021 | 05:59 WIB Sumber: Kompas.com
Mudah! 2 Terapi sederhana untuk pulihkan anosmia akibat Covid-19

ILUSTRASI. Anosmia sesungguhnya bisa membaik dalam beberapa waktu, ada yang dalam hitungan minggu, ada juga yang membutuhkan waktu hingga beberapa bulan.


2. Terapi dengan bau-bauan 

Cara kedua adalah dengan melatih indra penciuman Anda menggunakan sejumlah bau-bauan yang menyengat. 

Berdasarkan informasi di laman badan amal terdaftar di Inggris untuk anosmia dan gangguan penciuman, Abscent, bau-bauan esensial yang direkomendasikan adalah terdiri dari 4 jenis: mawar, lemon, cengkeh, dan kayu putih. 

Namun, bisa juga jika Anda ingin menggunakan bau-bauan lain sesuai dengan preferensi. 

Sebelum memulai terapi ini, ada baiknya Anda mencatat kemampuan indra penciuman Anda saat ini, dan terus mencatatnya jika terjadi perkembangan tertentu, sehingga setelah beberapa waktu melakukan terapi ini, Anda dapat mengetahui progres apa saja yang sudah Anda alami. 

Baca Juga: 5 Gejala Covid-19 pada orang divaksin lengkap, satu kali vaksin, dan belum divaksin

Setelah Anda memiliki 4 bau-bauan menyengat yang dibutuhkan, maka terapi siap dimulai. Ikuti langkah berikut: 

- duduk di tempat yang tenang buka botol wewangian yang Anda siapkan, letakkan di dekat hidung; 

- hirup secara lembut selama 20 detik untuk masing-masing bau; 

- konsentrasi penuh akan apa yang Anda lakukan. Jika bau lemon yang tengah Anda hirup, fokuslah pada lemon, bagaimana bau dan rasa lemon yang Anda kenal sebelumnya, fokus; 

- beri jeda beberapa tarikan napas, lanjutkan pada bau-bauan selanjutnya. 

Namun, Abscent menekankan terapi ini membutuhkan waktu yang cukup panjang dan bukan pengobatan instan yang hasilnya akan langsung nampak dalam sekali percobaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Terapi Sederhana untuk Pulihkan Anosmia akibat Covid-19"
Penulis : Luthfia Ayu Azanella
Editor : Sari Hardiyanto

 

Selanjutnya: Wajib tahu! Perbedaan gejala Covid-19 varian Delta dengan umum

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru