kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Minum kopi sebelum sarapan, baik atau buruk?


Jumat, 22 November 2019 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi kopi


Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

Namun, lebih dari itu, dampaknya juga berhubungan dengan kesehatan mental. Kelebihan produksi asam dalam perut dapat menyebabkan perubahan suasana hati, gugup, gemetar, dan gejal lainnya. 

Selain itu, ada sebuah penelitian yang menghubungkan asam lambung dengan kecemasan dan depresi. Sejumlah studi menemukan, kafein meniru gejala kecemasan dan bahkan serangan panik. 

Baca Juga: Apakah penderita diabetes boleh makan telur?

Gejala dapat termasuk gelisah, gemetaran, muka memerah, dan detak jantung yang semakin cepat. Gejala-gejala ini muncul terutama ketika kopi dikonsumsi dalam jumlah besar. 

"Jika kamu sudah mengalami kecemasan, kamu akan cenderung lebih rentan terhadap efek-efek kopi," kata Long. (Nabilla Tashandra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Minum Kopi Sebelum Sarapan, Baik atau Buruk?"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×