kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.844   42,00   0,25%
  • IDX 8.243   -47,97   -0,58%
  • KOMPAS100 1.165   -6,62   -0,56%
  • LQ45 837   -4,81   -0,57%
  • ISSI 295   -0,97   -0,33%
  • IDX30 436   -0,33   -0,08%
  • IDXHIDIV20 521   0,54   0,10%
  • IDX80 130   -0,71   -0,54%
  • IDXV30 144   1,02   0,71%
  • IDXQ30 141   -0,12   -0,09%

​Mengenal pola tidur bayi dan penyebab bayi tidur terus-menerus


Kamis, 22 Oktober 2020 / 11:24 WIB
​Mengenal pola tidur bayi dan penyebab bayi tidur terus-menerus
ILUSTRASI. JAKARTA,17/04-PENUTUP MUKA UNTUK BAYI. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Penulis: Virdita Ratriani

Durasi tidur bayi
Durasi tidur bayi

Setelah berusia satu tahun, perubahan pola tidur pada anak melambat dibandingkan dengan pada masa bayi. 

Pada akhir tahun pertama, seorang anak tidur sekitar 14-15 jam per hari, dengan proporsi terbanyak pada malam hari dan sisanya berupa satu atau dua kali tidur siang.

Siklus tidur-bangun dan jumlah tidur yang diperlukan seorang anak juga ditentukan secara fisiologis oleh usia dan tingkat perkembangan serta dipengaruhi oleh jadwal sehari-hari dalam keluarga. 

Saat anak makin besar, kebutuhan tidur perlahan-lahan berkurang, sementara tidur siang masih umum terjadi. Total waktu tidur dalam sehari berkurang menjadi sekitar 13 jam per hari pada usia 2 tahun, 12 jam pada usia 3-4 tahun, dan 11 jam pada usia 5 tahun. 

Namun demikian terdapat variasi durasi jam tidur masing-masing individu. 

Selanjutnya: Catat, durasi tidur anak yang ideal, mulai bayi hingga usia 12 tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×