kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Mengenal Covid-19 pada anak-anak dan remaja, mulai risiko hingga vaksinasi


Rabu, 24 November 2021 / 23:20 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

WHO mengungkapkan, anak-anak yang terinfeksi Covid-19 menyebarkan virus lewat saluran pernapasan juga kotoran mereka. "Tingkat pelepasan RNA virus SARS-CoV-2 di saluran pernapasan tampak serupa pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa," sebut WHO.

Meski begitu, WHO mengatakan, negara-negara harus mempertimbangkan manfaat individu dan populasi dari imunisasi anak-anak dan remaja dalam konteks epidemiologi dan sosial, ketika membuat kebijakan dan program imunisasi Covid-19. 

"Karena, anak-anak dan remaja cenderung memiliki penyakit yang lebih ringan dibanding orang dewasa, kecuali jika mereka berada dalam kelompok yang berisiko lebih tinggi terkena Covid-19 parah," kata WHO.

"Vaksinasi terhadap mereka tidak terlalu mendesak dibanding orang yang lebih tua, mereka yang memiliki kondisi kesehatan kronis, dan petugas kesehatan," imbuh WHO.

Hanya, ada manfaat dari memvaksinasi anak-anak dan remaja yang melampaui manfaat kesehatan langsung. Vaksinasi bisa mengurangi penularan Covid-19 dari anak-anak dan remaja ke orang dewasa yang lebih tua. 

"Dan, bisa membantu mengurangi kebutuhan akan langkah-langkah mitigasi di sekolah," ujar WHO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×