Kesehatan Umum

Konsumsi kayu manis berlebihan bisa merusak organ hati, benarkah?

Jumat, 30 Oktober 2020 | 15:15 WIB Sumber: Kompas.com
Konsumsi kayu manis berlebihan bisa merusak organ hati, benarkah?

ILUSTRASI. Ilustrasi. Mengonsumsi kayu manis berlebihan berbahaya untuk kesehatan.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kayu manis memang mengandung cukup banyak nutrisi. Tapi, mengonsumsi kayu manis secara berlebihan bisa merusak organ hati Anda.  

Di saat para peneliti masih terus menguji efektivitas dan kandungan kayu manis, banyak ahli menyebut bahan ini bisa menjadi pengganti gula, garam, dan penyedap rasa lainnya. 

Kita hanya perlu menaburkan kayu manis di atas makanan kita, dan hal itu tak akan membahayakan kesehatan. Bahkan, kayu manis menjadi penyedap rasa yang aman untuk penderita diabetes. 

Baca Juga: Infused water kayu manis efektif mengobati penyakit diabetes

Kendati demikian, kita harus tetap berhati-hati untuk tidak menggunakan terlalu banyak kayu manis pada makanan. 

Cassia cinnamon, -bentuk paling umum dari kayu manis, dapat mengandung konsentrasi kumarin yang relatif tinggi -suatu senyawa tanaman yang dapat merusak hati. 

Sebuah penelitian terhadap 91 sampel kayu manis dari berbagai toko di Jerman menemukan adanya kandungan kumarin 63 kali lebih banyak dalam bubuk kayu manis cassia, daripada dalam bubuk ceylon -versi yang lebih mahal yang ditanam di Sri Lanka. 

Batang cassia, yang terlihat seperti lapisan kulit kayu yang digulung tebal, juga mengandung kumarin 18 kali lebih banyak daripada batang ceylon, yang memiliki lapisan tipis. 

Batas yang direkomendasikan oleh Food and Drug Administration adalah enam gram kayu manis per hari, yaitu sekitar satu sendok makan. Demikian dikatakan Ahli Diet Lisa Drayer, yang menulis sejumlah ulasan tentang nutrisi untuk CNN, dalam sebuah wawancara. 

"Saya pikir intinya adalah bahwa kayu manis adalah makanan pokok yang sempurna, rempah-rempah yang menyenangkan yang dapat menambah rasa makanan dengan kalori minimal." 

"Kayu manis juga memiliki sifat antioksidan yang dapat memberikan keuntungan kepada mereka yang ingin mengontrol gula darah menjadi lebih baik," kata Drayer. 
"Tetapi kita perlu melihat lebih banyak penelitian sebelum kita dapat membuat klaim kesehatan yang kuat yang menghubungkan kayu manis untuk mengurangi risiko penyakit atau meningkatkan kesehatan," cetus dia.(Glori K.Wadrianto) 

Baca Juga: Asam urat kumat lagi? Kayu manis bermanfaat sebagai obat herbal asam urat

Selanjutnya: Mungil dan asam, ini manfaat minum air jeruk nipis untuk kesehatan tubuh

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hati-hati, Jangan Pakai Kayu Manis Terlalu Banyak dalam Makanan"

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru