kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Kombinasi psikoterapi, magic mushroom bisa menurunkan rasa depresi penderita kanker


Sabtu, 08 Februari 2020 / 07:57 WIB
ILUSTRASI. Magic Mushroom


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

Hasilnya, 29 orang pasien mengalami penurunan tingkat depresi dan kecemasan. Efeknya, para pasien mengalami peningkatan kualitas hidup.

Baca Juga: Ngopi sebelum olahraga, boleh?

Enam bulan setelahnya, 60%-80% partisipan mengalami penurunan rasa depresi dan gelisah. Mereka pun menjadi lebih menghargai hidup.

Penelitian ini masih berlanjut sampai sekarang. Sekitar 70% pasien yang mendapatkan terapi tersebut mengatakan mereka mengalami perubahan hidup yang positif.

"Penelitian ini menambah bukti bila terapi psilocybin efektif untuk meningkatkan kestabilan emosi, psikologis pasien kanker," kata Stephen Ross, ketua tim peneliti, seperti dikutip sciencefocus.com.

Baca Juga: Permintaan dan harga melonjak, WHO kutuk penimbunan masker virus corona

Obat yang terbuat dari jamur ajaib tersebut membuat otak lebih fleksibel dan reseptif terhadap ide dan pola pikir baru. Para peneliti mengingatkan, pasien tidak bisa melakukan terapi ini sendiri. Mereka harus berkonsultasi dengan dokter dan juga psikologis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×