kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Kolesterol Tinggi Bisa Sebabkan Stroke, Cek 7 Gejalanya di Tubuh


Senin, 27 Februari 2023 / 09:12 WIB
ILUSTRASI. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan kondisi medis serius, seperti stroke dan serangan jantung. Kenali tanda-tandanya.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Panel lipid mengukur kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL, dan trigliserida Anda. Kolesteol total Anda umumnya dianggap berada di "ambang batas tinggi", jika mencapai kisaran 200-239 mg/dL. 

Kolesterol total tinggi, jika angka mencapai lebih dari 240 mg/dL. Kolesterol LDL Anda umumnya dianggap berada di "ambang batas tinggi", jika mencapai kisaran 130-159 mg/dL. 

Kolesterol LDL tinggi, jika angka mencapai lebih dari 160 mg/dL. Kolesterol HDL umumnya dianggap "buruk", jika mencapai di bawah 40 mg/dL. 

Dianjurkan tes kolesterol dilakukan 4-6 tahun sekali oleh Anda yang telah berusia 20 tahun. 

Dokter biasanya juga menyarankan tes kolesterol pada Anda yang memiliki faktor risiko, seperti: 

- memiliki tekanan darah tinggi 
- kelebihan berat badan 
- merokok 

Baca Juga: 6 Minuman yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan Penderita Diabetes

Jika Anda tidak waspada dengan kolesterol, bahaya kesehatan dapat mengintai Anda, seperti: 

- Penyakit arteri koroner 
- Stroke 
- Serangan jantung 
- Penyakit arteri perifer

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanda-tanda Kolesterol Tinggi yang Perlu Anda Perhatikan"
Penulis : Shintaloka Pradita Sicca
Editor : Shintaloka Pradita Sicca

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×