kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Ketahui plus minus rapid test antigen yang jadi syarat wajib perjalanan


Selasa, 22 Desember 2020 / 11:03 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Berikut ini sejumlah kelebihan rapid test antigen: 

- Mendeteksi komponen virus secara langsung Baik untuk deteksi fase akut (early case detection) 

- Tidak membutuhkan masa inkubasi untuk menunjukkan hasil positif 

- Tidak memerlukan spesifikasi laboratorium khusus untuk pengerjaan rapid test 

- Tidak memerlukan keterampilan petugas secara khusus dalam pengerjaan rapid test 

Baca Juga: Jumlah pasien corona meninggal capai 200 per hari, ini dugaan epidemiologi

Adapun sejumlah kekurangan rapid test antigen: 

- Hanya dapat mendeteksi pada fase akut, sedangkan RT-PCR masih positif 

- Menggunakan sampel saluran napas atas (swab naso/orofaring) 

- Ketidakterampilan petugas dalam pengambilan spesimen dapat mempengaruhi hasil 

- Membutuhkan APD level 3 untuk pengambilan spesimen 

- Memerlukan perhatian khusus terhadap sensitivitas yang bervariasi 

- Uji validasi masih terbatas sehingga belum dapat menggantikan posisi RT-PCR 

Baca Juga: KAI tetapkan syarat rapid test antigen untuk KA jarak jauh mulai besok




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×