kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ketahui plus minus rapid test antigen yang jadi syarat wajib perjalanan


Selasa, 22 Desember 2020 / 11:03 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Berikut ini sejumlah kelebihan rapid test antigen: 

- Mendeteksi komponen virus secara langsung Baik untuk deteksi fase akut (early case detection) 

- Tidak membutuhkan masa inkubasi untuk menunjukkan hasil positif 

- Tidak memerlukan spesifikasi laboratorium khusus untuk pengerjaan rapid test 

- Tidak memerlukan keterampilan petugas secara khusus dalam pengerjaan rapid test 

Baca Juga: Jumlah pasien corona meninggal capai 200 per hari, ini dugaan epidemiologi

Adapun sejumlah kekurangan rapid test antigen: 

- Hanya dapat mendeteksi pada fase akut, sedangkan RT-PCR masih positif 

- Menggunakan sampel saluran napas atas (swab naso/orofaring) 

- Ketidakterampilan petugas dalam pengambilan spesimen dapat mempengaruhi hasil 

- Membutuhkan APD level 3 untuk pengambilan spesimen 

- Memerlukan perhatian khusus terhadap sensitivitas yang bervariasi 

- Uji validasi masih terbatas sehingga belum dapat menggantikan posisi RT-PCR 

Baca Juga: KAI tetapkan syarat rapid test antigen untuk KA jarak jauh mulai besok




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×