kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kehilangan pekerjaan bisa menjadi pemicu penyakit jantung


Jumat, 11 Oktober 2019 / 09:56 WIB
Kehilangan pekerjaan bisa menjadi pemicu penyakit jantung
ILUSTRASI. Wanita menarik duduk di meja di kantor, bekerja dengan komputer laptop, memegang dokumen, minum kopi. Foto: DOK Shutterstock      


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Menurut ketua peneliti, Stephen Wang, hasil penelitian ini memang tidak membuktikan penyebab dan akibat. Ia menganalogikannya seperti masalah telur atau ayam duluan. 

“Tidak jelas apakah pendapatan atau kehilangan pekerjaan menyebabkan kesehatan jantung memburuk atau apakah status kesehatan yang buruk menyebabkan masalah finansial,” katanya. 

Baca Juga: Pemilik warung bebek goreng Haji Slamet yang legendaris meninggal dunia

Penurunan pendapatan bisa memicu perubahan kebiasaan, misalnya mengonsumsi makanan tinggi kalori, atau penggunaan alkohol dan rokok. 
Tidak adanya asuransi kesehatan juga dapat membuat seseorang tidak segera mendapat pertolongan medis yang baik.

Selain itu, status keuangan yang buruk juga menyebabkan stres atau depresi, dua faktor yang juga terkait dengan gangguan jantung. (Lusia Kus Anna)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kehilangan Pekerjaan, Penyebab Jantung Bermasalah", 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×